Viral Kakak Beradik di Indramayu Punya 12 Jari, Bagaimana Bisa?

Viral Kakak Beradik di Indramayu Punya 12 Jari, Bagaimana Bisa?

Kondisi tersebut dalam dunia medis disebut polidaktili dan biasanya disebabkan karena faktor genetik.

Umumnya, manusia memiliki masing-masing 10 jari tangan dan kaki. Lima jari di sebelah kanan dan lima jari di sebelah kiri. Namun, fenomena balita punya 12 jari baru-baru ini ditemukan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Adalah Galuh dan Galih, balita kakak beradik asal Indramayu yang memiliki 12 jari tangan dan jari kaki. Usia mereka selisih tiga tahun, namun itu tak membuat mereka berbeda. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan jari tangan dan kaki yang dalam dunia medis disebut polidaktili. Lalu, seperti apa kisah mereka? Simak laporan lengkapnya berikut ini.

Balita Punya 12 Jari Tangan dan Kaki di Indramayu Curi Perhatian Warganet

balita punya 12 jari

Jari kaki Galih Putrayono ada 12 (Sumber: Suarajabar.id)

Galuh Jagalullah adalah balita berusia 3 tahun asal Indramayu, Jawa Barat. Sekilas tak ada yang beda dari dirinya. Ia tampak ceria seperti balita lainnya. Sesekali juga menangis seperti balita lainnya.

Namun, sosok Galuh mendadak mencuri perhatian warganet usai sebuah video yang memperlihatkan jari-jari tangan dan kakinya viral di media sosial. Rupanya, ia memiliki kelainan yang membuat jumlah jari tangan dan kakinya berlebih.

Galuh memiliki 12 jari tangan dan 12 jari kaki. Masing-masing 6 jari di sebelah kanan dan kiri. Meski demikian, bocah yang lahir pada tanggal 5 Desember 2017 itu tampak normal seperti balita pada umumnya.

Dalam video yang beredar, Galuh tampak masih mungil. Ternyata video tersebut direkam ketika ia masih bayi yang diambil sekitar 3 tahun yang lalu.

Orang tua Galuh, Waryono dan Ruswati mengaku tak tahu jika anaknya viral di media sosial. Mereka juga tidak tahu siapa yang merekam anaknya dan mengunggah videonya ke media sosial. Mereka hanya mengenali sosok perempuan dalam video tersebut yang tak lain adalah bibi Galuh.

“Nggak tahu anak saya viral, tapi memang banyak yang ngajak main dedek terus divideoin,” kata Waryono, Minggu (4/10/2020) seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Mengapa Bentuk Kepala Bayi Baru Lahir Sering Terlihat Tidak Normal?

Balita yang Punya 12 Jari Tangan dan Kaki Ternyata Kakak Beradik

balita punya 12 jari

Ilustrasi polidaktili (Sumber: Shutterstock)

Setelah videonya viral di media sosial, banyak yang mendatangi rumah Galuh di Desa Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Mereka kemudian mendapati fakta baru bahwa tak hanya Galuh yang memiliki 12 jari tangan dan 12 jari kaki, melainkan adiknya juga.

Rupanya, Ruswati baru saja melahirkan putra keduanya yang diberi nama Galih Putrayono. Bayi yang masih berusia hitungan hari itu juga memiliki 12 jari tangan dan 12 jari kaki seperti kakaknya.

Meski dua anaknya memiliki kelebihan jari, namun baik Waryono maupun Ruswati sama sekali tak merasa khawatir. Mereka juga heran mengapa anak-anaknya bisa memiliki jari berlebih padahal dalam keluarga mereka tak ada yang memiliki riwayat serupa.

“Saya sendiri tidak mengetahui, kenapa kedua anak kami terlahir seperti itu. Padahal, dari orang tua saya maupun suami tidak memiliki kelainan seperti itu,” ungkap Ruswati seperti dikutip dari Suarajabar.id.

Ruswati mengatakan, ia melahirkan Galuh dan Galih secara normal. Usia kandungan Ruswati juga telah mencapai 9 bulan saat itu. Tidak lahir prematur dan tidak mengalami kendala yang begitu berarti ketika persalinan.

“Keduanya saat dilahirkan normal semua, dan sebelum melahirkan saya juga tidak mimpi yang aneh-aneh. Pas melahirkan anak pertama kaget saja kenapa bisa seperti ini, begitu melahirkan anak kedua tidak begitu kaget,” lanjutnya.

Baca juga: Ayah Sibuk Dengan Gadget, 2 Jari Anak Putus di Jembatan Kenjeran

Tumbuh Sehat, Orang Tua Tidak Berniat Mengoperasikan Galuh dan Galih

balita punya 12 jari

Ilustrasi polidaktili (Sumber: Shutterstock)

Meski lahir dengan kondisi jari berlebih, namun kedua kakak beradik itu tumbuh sehat meskipun berbeda dengan anak-anak lain.

“Alhamdulillah, keduanya tumbuh dengan sehat, ya walaupun kondisi kedua anak saya berbeda dengan anak-anak balita yang lain,” kata Ruswati.

Oleh sebab itu, keduanya telah sepakat tak ingin mengoperasikan jari-jari tangan dan kaki Galuh dan Galih.

“Tidak ada niat membawa anak saya ke rumah sakit untuk operasi tangan dan kaki, itu kan sudah pemberian dari yang kuasa jadi dibiarkan saja. Kalau dioperasi takut melawan kodrat,” kata Waryono.

Sementara itu, dari sisi medis, kondisi Galuh dan Galih disebut dengan polidaktili yang mana membuat bayi lahir dengan tambahan jumlah jari tangan atau kaki. Mengutip Hellosehat.com, hingga saat ini penyebab kelainan ini masih belum jelas. Namun, bisa juga karena faktor genetik saat hamil atau riwayat keturunan.

Nah, Parents, meski memiliki kelebihan jari untungnya Galuh dan adiknya dalam keadaan sehat ya. Siapa tahu kondisi tersebut justru bisa membawa berkah bagi mereka. Kita doakan saja semoga keduanya tumbuh menjadi anak-anak yang sehat ya Parents!

Baca juga:

Jari Bayi Nyaris Putus Akibat Sehelai Rambut, Waspadai Hair Torniquet Syndrome!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner