4 Bahaya yang Mengancam Bayi Jika Ibu Hamil Tidak Makan Dengan Baik

4 Bahaya yang Mengancam Bayi Jika Ibu Hamil Tidak Makan Dengan Baik

Jika ibu hamil tidak mendapat asupan nutrisi yang baik, maka berbagai bahaya yang mengintai bayi bisa terjadi. Kenali bahayanya agar lebih waspada.

Bahaya yang mengintai bayi di dalam kandungan cukup fatal, jika ibu hamil tidak makan dengan baik, atau nutrisi selama kehamilan tidak diperhatikan. Karena itu, sebisa mungkin ibu hamil menjaga asupan nutrisinya dengan gizi seimbang

Artikel terkait: Berapa Porsi Makanan Ideal Ibu Hamil?

Dikutip dari laman Pregnancy, berikut ini adalah bahaya yang mengancam bayi, jika ibu tidak makan dengan baik selama hamil.

Beli Besok Saja Ya ibu hamil sakit kepala

1. Kematian janin atau bayi baru lahir

Jika ibu mengalami malnutrisi yang parah, hal ini bisa mengancam nyawa bayi yang dikandungnya. Kematian janin, atau kematian dalam usia beberapa bulan bayi adalah bahaya yang mengancam jika ibu mengalami malnutrisi.

Bagi ibu yang mengalami anoreksia atau bulimia parah, juga berisiko mengalami hal ini saat mereka hamil. Tapi bagi ibu yang makan tiga kali sehari atau lebih, maka kemungkinannya sangat kecil.

Kematian janin atau bayi hanya terjadi jika ibu tidak mendapat asupan nutrisi yang baik selama kehamilan. Karena malnutrisi adalah penyebab terjadinya kelainan pada fisik dan saraf dari janin hingga menyebabkan kematian.

Artikel terkait: Yang Harus Dilakukan Jika Bayi Lahir dengan Cacat Lahir (Birth Defect)

2. Tumbuh kembang tidak sempurna

Tumbuh kembang yang lambat di dalam rahim, menjadi bahaya yang mengintai bayi selanjutnya, jika ibu hamil tidak mengonsumsi makanan padat nutrisi dan vitamin.

sakit kepala sebelah saat hamil

3. Kelainan saraf

Nutrisi tidak seimbang bisa mengakibatkan kelainan saraf pada bayi. Pada beberapa kasus, tulang belakang atau otak bayi tidak bisa berkembang secara normal. Ada pula yang fisiknya terlihat baik-baik saja, namun si bayi mengalami kesulitan belajar.

Bahaya yang mengintai bayi satu ini, bisa dicegah jika ibu mendapat asupan folat dan vitamin B12 dengan cukup.

Artikel Terkait: Waspadai Spina Bifida, Cacat Lahir pada Tulang Belakang Bayi

4. Berat badan rendah saat lahir

Banyak bayi yang lahir dengan berat badan rendah karena sang ibu mengalami kekurangan asupan nutrisi saat hamil. Bayi dengan berat lahir rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan kronis, juga kematian pada bayi.

Artikel terkait: Jumlah Bayi Berat Lahir Rendah di Indonesia Cukup Tinggi

Asupan nutrisi yang baik sebelum hamil, selama kehamilan, hingga setelah melahirkan sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Sebab itu, jangan remehkan soal makanan bergizi ini ya, Parents. 

Imbangi makanan sehat ibu hamil dengan suplemen vitamin sesuai resep dokter. Dan pastikan menu makanan sehat dengan nutrisi seimbang selalu tersedia di rumah.

kehamilan Multivitamin Ibu Hamil

Daftar Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Sebagaimana dikutip Times of India, berikut beberapa makanan yang direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.

1. Susu, Yogurt, Keju, dan turunannya

Konsumsi susu sangat penting karena dapat memenuhi kebutuhan tambahan protein dan kalsium yang memberi dukungan pada pertumbuhan janin. Minumlah setidaknya satu gelas susu sehari. Konsumsi lebih banyak yogurt, keju, dan minyak samin atau ghee atau mentega dari lemak hewani untuk menjaga kesehatan bayi.

2. Telur

Telur adalah sebagai makanan ‘super’ oleh banyak orang karena merupakan sumber vitamin, protein dan mineral. Telur memiliki jumlah kolin yang tinggi di dalamnya yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi yang belum lahir. Protein yang terkandung dalam telur membuatnya baik untuk bayi yang sedang tumbuh karena menghasilkan dan memperbaiki sel-sel janin.

3. Pisang & Ubi Jalar

Pisang kaya sumber asam folat, kalsium, kalium dan vitamin B6. Buah ini juga kaya antioksidan dan membantu meningkatkan energi.
Ubi jalar adalah sumber beta-karoten yang sangat baik, yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh dan sangat penting untuk pertumbuhan sel dan jaringan.

4. Kacang-kacangan

Legum atau kacang-kacangan adalah kelompok makanan yang meliputi lentil, kacang kedelai, kacang polong, buncis, buncis dan kacang tanah.

Bahan makanan ini adalah sumber yang sangat baik dari serat nabati, asam folat, protein, folat, kalsium dan zat besi, dan semua ini sangat penting bagi wanita hamil.

5. Jus Jeruk

Jus jeruk dapat memberikan folat, kalium dan tentu saja, vitamin C. Ini dapat memberi bayi Anda nutrisi yang diperlukan yang akan mencegah berbagai jenis cacat lahir. Vitamin C dalam jus jeruk akan meningkatkan kemampuan bayi Anda untuk menyerap zat besi dalam tubuh.

6. Sayuran hijau

Sayuran hijau kaya nutrisi yang membantu melindungi tubuh terhadap banyak penyakit. Sayuran hijau juga kaya antioksidan, kalsium, protein, serat, folat, vitamin dan kalium, sayuran hijau adalah tambahan yang bagus untuk diet kehamilan Anda.

7. Oatmeal

Oatmeal adalah sumber karbohidrat, selenium, vitamin B, fosfor dan kalsium yang baik. Jadi, siapkan untuk sarapan selama fase kehamilan. Oatmeal memiliki berbagai jenis manfaat kesehatan. Asupan karbohidrat diperlukan bagi kita semua, terutama wanita hamil karena dapat memberikan energi instan untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

8. Ikan Salmon

Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Memiliki cukup omega-3 dalam diet sangat penting bagi wanita yang sedang hamil karena membantu dalam perkembangan otak dan mata janin.

 

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

Makanan Ibu Hamil Yang Mungkin Berbahaya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner