Wanita ini jadi buta sebelah setelah main games di ponsel seharian

lead image

Bahaya mobile games benar-benar nyata, Bun!

Bahaya mobile games

Apakah Parents sering bermain dengan ponsel ketika sedang tak sibuk dengan anak atau pekerjaan Anda? Atau adakah yang merasa sulit tidur di malam hari tanpa menyelesaikan babak terakhir dari games yang sedang dimainkan di smartphone Anda?

Atau mungkin anak Anda justru menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar handphone ketimbang yang seharusnya? Jika semua itu Anda jawab ya, maka saatnya bagi Anda untuk mencari tahu lebih banyak tentang bahaya mobile games.

Salah satu bahaya mobile games : Kehilangan penglihatan secara permanen akibat bermain terlalu lama

Sebuah laproan dari media di Cina mengatakan bahwa seorang wanita berusia 21 tahun mengalami kebutaan di mata kanannya tepat setelah sepanjang hari bermain online mobile game, King of Glory.

Ketika dirawat di rumah sakit, dokter mendiagnosisnya dengan kondisi yang disebut oklusi arteri retina sentral yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen dan merusak mata kanannya selamanya.

Selain itu dilaporkan ada kasus kerusakan pada mata akibat menggunakan ponsel dalam jangka waktu yang lama, terutama saat gelap.

Cara mencegah kerusakan jangka panjang akibat bahaya mobile games

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bahaya mobile games 3.jpg Wanita ini jadi buta sebelah setelah main games di ponsel seharian

Setelah membaca kisah di atas, kebanyakan orangtua akan langsung melarang anak menggunakan gadget lagi sama sekali sampai anak tumbuh dewasa. Tapi, Parents tak perlu melakukan tindakan ekstrem tersebut.

Artikel terkait: Main Video Games Kurang Dari 1 Jam Sehari Ternyata Bermanfaat untuk Anak

Perubahan gaya hidup yang sederhana dan mudah dapat membantu Anda dan anak aman dari bahaya mobile games.

1. Batasi screen time

Bun, ketika membatasi waktu bermain gadget, jangan hanya diberlakukan pada anak saja tetapi juga pada diri Anda sendiri. Selanjutnya, pastikan bahwa waktu yang dihabiskan anak pada hal-hal yang menyebabkan kecanduan seperti bermain mobile games sangat minim.

2. Tambahkan waktu bermain di luar

Perkenalkan anak pada permainan petualangan yang dapat dilakukan di halaman depan rumah atau di taman. Biarkan anak lebih banyak melakukan aktivitas fisik di luar rumah agar energinya tersalurkan dengan baik.

3. Luangkan waktu untuk aktivitas yang memperkuat bonding

Pastikan Parents memberi cukup waktu untuk bermain bersama anak sehingga ia merasa kebutuhan emosionalnya tercukupi. Libatkan diri pada kegiatan yang dapat mempererat ikatan hubungan dalam keluarga, misalnya piknik, membacakan dongeng sebelum tidur, memasak bersama, dan lain-lain.

Terapkan aturan 20 – 20 – 20

Bunda, ayo bersikap realistis! Meski Anda bisa membatasi penggunaan gadget seperti ponsel, laptop, maupun TV, namun tidak mungkin menghentikan sama sekali. Hal yang sama juga berlaku untuk Anda dan anggota keluarga yang lain.

Jadi apa yang harus Anda lakukan? Coba terapkan aturan 20 – 20 – 20!

Menurut aturan ini, setiap setelah 20 menit menatap layar, berpalinglah dari layar sekurangnya selama 20 detik pada jarak minimal 20 kaki (= 6 meter). Hal ini akan membantu membuat mata Anda menjadi lebih rileks.

Semoga tips ini dapat mencegah bahaya mobile games yang dapat merusak penglihatan Anda dan anak-anak.

 

*Artikel ini diterjemahkan dari theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Inilah 15 Games yang Resmi Diblokir Pemerintah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.