Bahaya minuman bergula untuk anak, Parents perlu waspada

lead image

Para ahli mengatakan sebagian besar gula tersembunyi dalam makanan anak-anak seperti sereal dan minuman ringan.

Semua orang mungkin sudah paham mengenai bahaya gula berlebih. Menurut penelitian para ahli, dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula alami, minuman manis ternyata lebih berbahaya. Pasalnya minuman manis merupakan pemicu penyakit diabetes tipe 2.

Bahaya gula berlebih, ini sebabnya.

Menurut para peneliti dari rumah sakit St.Michael’s Kanada, minuman manis mengandung fruktosa lebih berbahaya karena efeknya pada kadar gula darah. Bunda perlu ketahui bahwa fruktosa merupakan gula alami yang terdapat dalam makanan, termasuk buah, sayuran, dan madu.

Fruktosa biasanya juga ditambahkan ke dalam makanan seperti kue-kue, soft drink, dan sereal sebagai “gula bebas”. Bentuknya bisa berupa gula pasir, gula halus, atau pun sirup jagung. Nah, minuman yang diberi gula tambahan ini akan meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Penelitian ini masih berskala kecil dan masih dibutuhkan studi lanjutan untuk memastikannya. Kegemukan fruktosa diketahui dapat merangsang produksi sel lemak. Keberadaan fruktosa tidak merangsang produksi hormon leptin yang bertugas mengatur asupan dan pengeluaran energi.

Risiko dan bahaya gula berlebih pada anak.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/pexels photo 943492 1.jpeg Bahaya minuman bergula untuk anak, Parents perlu waspada

Meskipun pengaruhnya tidak ditemukan pada buah dan sayuran yang mengandung fruktosa alami. Tapi tidak ada salahnya jika kita sebaiknya mulai membatasi asupannya, terutama untuk anak-anak.

Seperti dilansir Daily Mail, para ahli mengatakan sebagian besar gula tersembunyi dalam makanan anak-anak seperti sereal dan minuman ringan. Hal itu membuat orang tua sulit mengontrol makanan anak-anak mereka.

Profesor Russell Viner dari Royal College of Pediatri and Child Health sangat terkejut setelah mengetahui jika setiap harinya, anak-anak jaman sekarang bisa mengkonsumsi gula yang setara dengan 20 kue kering cokelat, atau 5 donat tanpa mereka sadar bahayanya.

Menurut Viner bahaya gula berlebih ini menyimpan banyak masalah bagi generasi yang akan datang. Sebab salahnya adalah obesitas bagi anak-anak.

Ia melanjutkan bahwa ketika anak-anak dengan masalah obesitas ini tumbuh dewasa, hal ini beresiko tinggi terhadap penyakit seperti diabetes tipe 2, kanker, jantung, penyakit hati, masalah gigi dan masalah kesehatan mental.

Nah, mulai sekarang bunda harus mengawasi bahaya gula berlebih pada anak, dan memperhatikan apa saja minuman maupun makanan yang sering dikonsumsinya.

sumber: kompas.com, cnnindonesia

Baca juga:

Benarkah susu UHT tanpa pengawet? Ini faktanya

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.