Foto anaknya dipakai modus penipuan, Asri Welas murka

lead image

Siapa yang tidak geram jika foto anak disalahgunakan, apalagi digunakan untuk modus penipuan berkedok penggalangan dana.

Asri Welas sedang berang. Pasalnya, seseorang dengan nama akun Facebook Nur Taibah menggunakan foto anaknya untuk penipuan yang berkedok penggalangan dana.

Lewat akun Instagram pribadinya @asri_welas, aktris sekaligus pembawa acara ini mengunggah postingan Facebook atas nama Nur Taibah tersebut. Postingan tersebut menampilkan foto anak kedua Asri Welas, Rayyan Gibran Ridha Rahardja atau Ibran yang berbaring, dan di slide berikutnya foto Asri Welas bersama Ibran di ranjang rumah sakit.

Foto Asri Welas dan anaknya digunakan untuk penipuan

 

Pada caption postingan tersebut, Nur Taibah mengakui sosok ibu dalam foto tersebut adalah dirinya dan si anak adalah anaknya. Dengan kalimat yang menyayat hati berkata anaknya tersebut akan dibedah kepalanya dan sekarang dalam kondisi sekarat, ia berharap ada yang memberinya donasi atau meminjamkannya uang.

“Hari ini kepalamu akan dibedah anakku. Ada yang mbantu tapi masih tidak cukup tuk operasimu masih kurang 1,5 juta lagi. Banyak yang menanyakan nomor rekening ibu tapi tidak memberi malah ingin menipu membohongi ibu.

Terima kasih pihak rumah sakit masih mau  memberikan saya waktu sama anak saya. Sekarang mungkin dia sekarat. Dan terima kasih sudah  memfoto saya bersama anak saya yang sedang sakit parah.. :’( sampai sekarang pun tidak ada yang percaya meminjamkan uang untukmu nak :’(.”

Begitu caption di postingan Facebook atas nama Nur Taibah tersebut.

Asri Welas langsung ngamuk di akun Instagramnya pada hari Kamis (6/12) pagi.

“Kepada pemilik account Faceook NUR TAIBAH apa maksud anda menggunakan foto anak saya @ibran_gibran dan foto saya untuk penggalangan dana untuk anda sendiri yang sudah tertera di Bank mana minta di transfer, Apa maksud anda menggunakan foto anak saya yang ada di IG saya, ketika sebelum @ibran_gibran dioperasi dan mengatasnamakan kalo foto itu adalah anak anda? Dimana hati nuranimu melakukan penipuan semacam ini menggunakan FOTO ANAK SAYA DAN SAYA???

Dengan KERASSSSS saya minta untuk TUTUP FACEBOOK anda dan hapus foto anak saya dan saya 1 x 24 jam dan TOLONG HENTIKAN PENIPUAN ini atau saya akan melakukan PELAPORAN.”

Ketika tim theAsianparent mengecek akun Facebook atas nama Nur Taibah, akun tersebut sudah ditutup. Banyak warganet yang menyayangkan ‘ancaman’ Asri Welas yang hanya memintanya untuk menutup akun Facebook alih-alih langsung melaporkannya kepada pihak yang berwenang karena ditakutkan si penipu masih akan terus melakukan modus yang sama dengan foto orang lain.

Bagaimana untuk menjaga foto anak online tetap aman?

Di era media sosial seperti sekarang ini, siapa yang tidak senang mengunggah foto-foto diri atau keluarga? Media sosial juga memiliki banyak manfaat untuk berbagi dengan mudah kabar terbaru kita dengan keluarga dan para sahabat.

Namun apakah aman? Meskipun mengunggah foto anak sudah menjadi hal yang lumrah, bukan tidak mungkin foto-foto tersebut disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Meskipun sulit untuk memastikan kita tidak menjadi objek kejahatan, setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya, yaitu:

  • Pengaturan privasi. Kebanyakan media sosial besar seperti Facebook atau Instagram menawarkan pengaturan privasi. Anda bisa mengaturnya agar hanya bisa dilihat oleh keluarga dan orang-orang terdekat.
  • Gunakan watermark. Watermark tidak selalu hanya digunakan oleh perusahaan besar. Tidak masalah jika Anda ingin melindungi foto anak Anda dengan memberinya watermark.
  • Gunakan resolusi rendah. Smartphone zaman sekarang makin canggih dan berlomba-lomba menampilkan resolusi foto yang lebih tinggi. Namun, untuk urusan keamanan foto, lebih baik secara manual turunkan resolusi foto anak yang akan Anda unggah ke media sosial. Ini akan mencegah orang menggunakannya untuk kepentingan komersial karena akan susah untuk dicetak dan diperbesar.

 

Referensi: Parents

Baca juga:

Hati-hati, foto anak di media sosial bisa dijadikan 5 kejahatan ini, no. 2 paling bahaya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.