Perubahan Saat Hamil

lead image

Saat tahu Anda hamil, Anda harus mempersiapkan banyak hal terutama pengetahuan tentang perubahan saat hamil agar tidak menjadikan beban. Simak ulasannya pada artikel ini...

Saat mengetahui diri Anda hamil, Anda sebaiknya memahami beberapa perubahan saat hamil. Selama masa kehamilan, tubuh Anda akan mengalami beberapa perubahan saat hamil yang signifikan.

Di antaranya pembengkakan payudara, perkembangan rahim, dan kulit pecah-pecah. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormonal dalam diri Ibu hamil.

Ada kalanya terjadi kerontokan rambut. Dan pada beberapa wanita hamil, kadang mereka menginginkan makanan / minuman yang segar dan cenderung asam seperti es krim, rujak buah, mangga muda, dsb.

Perubahan saat hamil tentunya terjadi pada perut Anda yang juga akan semakin membesar seiring dengan perkembangan bayi di dalam rahim Anda.

Ada beberapa wanita hamil yang akhirnya merasa cemas dan bahkan merasa tertekan dengan kondisi ini. Khususnya, bagi calon Ibu muda yang akan menyambut kelahiran putra pertamanya.

Untuk itu pikirkan hal yang positif dan bayangkan bayi mungil lucu yang akan segera hadir berada dalam pelukan Anda.

Masa kehamilan umumnya berlangsung selama 283 hari. Masa ini biasanya dibagi menjadi 3 fase penting perkembangan janin dan perubahan saat hamil yang terjadi pada diri Anda.

Fase ini dikenal dengan istilah ‘Trimester’. Berikut ini penjabaran tentang fase kehamilan mulai dari Trimester pertama hingga ke-tiga. Pengetahuan tambahan bagi para Ibu hamil agar lebih siap dalam memasuki fase-fase tersebut.

Perubahan saat hamil pada trimester pertama (0-12 minggu)

Trimester pertama, merupakan fase penting bagi Ibu hamil dan janinnya. Pada fase ini, Anda dituntut untuk dapat mulai menyesuaikan diri dengan kondisi baru.

Saat ini, tubuh Anda sedang mempersiapkan diri untuk sembilan bulan ke depan. Banyak perubahan hormonal yang terjadi sebagai tahap perubahan saat hamil sehingga memicu ketidak-stabilan emosi Anda.

Pada beberapa wanita hamil, mereka merasa sangat lelah dan kurang bertenaga di masa 1-2 bulan awal kehamilan mereka. Mereka terlihat lebih lesu dan kurang bersemangat.

Hal ini wajar dan Anda tidak perlu malu.Pada fase ini tubuh Anda bekerja keras dan sistem dalam tubuh Anda berusaha untuk membiasakan diri dengan peningkatan hormon progesterone. Gunakan setiap ada kesempatan untuk beristirahat.


Gejala mual-mual juga sering muncul pada fase ini (yang terburuk biasanya antara 8 sampai 12 minggu). Gejala lainnya yang mengikuti di antaranya produksi air liur berlebihan, sering buang air kecil, perubahan suasana hati, lekas marah, timbul jerawat, perut kembung dan ngidam.

Payudara Ibu hamil akan lebih sensitif dan lembut, beberapa di antaranya terasa lebih penuh dan lebih berat. Puting susu mulai memperbesar dan areola juga lebih besar dan lebih gelap untuk memersiapkan ASI untuk buah hati Anda.

Pada beberapa wanita hamil timbul gejala sakit kepala. Hal ini diindikasikan sebagai gangguan kadar gula darah rendah. Ada juga kondisi berkurangnya aliran darah ke otak. Selama trimester pertama ini biasanya Ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 1-3 kg.

Untuk calon Ibu hamil yang sudah berusia di atas 35 tahun, resiko keguguran lebih tinggi karena adanya kelainan kromosom. Sehingga Anda perlu pemeriksaan lanjutan dengan USG untuk memastikan adanya gejala Down Syndrome atau tidak.


Trimester kedua (13-25 minggu)

Ini merupakan fase terbaik bagi Ibu hamil. Anda merasa lebih sehat, adanya peningkatan dorongan seks, dan perubahan bentuk tubuh yang lebih berisi. Pada fase perubahan saat hamil ini, Anda sudah terbebas dari rasa lelah, mual, dan morning sickness.

Jika masih ada keluhan, konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan Anda. Mungkin Anda akan diberi tambahan asupan vitamin B6.

Ketidak-nyamanan lain yang muncul pada fase perubahan saat hamil ini diantaranya berupa kulit kering di sekitar perut. Anda mungkin terdorong untuk menggaruknya, tapi jangan menggaruk agar tidak menyisakan scretch mark.

Oleskan body lotion lebih baik lagi menggunakan body butter yang mengandung vitamin E. Hal ini untuk menjaga elastisitas kulit perut Anda yang semakin mengembang.

Keluhan sakit perut dan kembung serta sering buang gas juga banyak dirasakan sebagai perubahan saat hamil pada masa ini. Sesak nafas, mulas, pembengkakan kaki juga mungkin menjadi salah satu keluhan ibu hamil.

Trimester ketiga (26-40 minggu)

Selama periode ini, Ibu hamil akan terus mengalami kenaikan berat badan sekitar 1 kg per minggu hingga minggu ke-36 atau minggu ke-37.

Janin dalam rahim Anda sudah mengalami kenaikan tiga perempat dari berat semula. Kenaikan berat badan Anda secara normal berkisar antara 10-12 kg, namun tepatnya lebih tergantung pada Mass Body Index Anda sebelum hamil.

Klik di sini untuk mengetahui cara menghitung kenaikan berat badan ibu hamil yang ideal.

Kondisi perut Anda yang semakin membesar, mempengaruhi keseimbangan tubuh Anda. Anda akan mengalami keluhan sakit punggung, kaki bengkak, varises, sakit di pangkal paha, sesak nafas dan kelelahan.

Namun keluhan ini tidak akan Anda rasakan jika Anda bisa lebih rileks dalam menyambut kelahiran putra Anda. Istirahat yang cukup, melakukan latihan ringan, memakai baju dan alas kaki yang nyaman juga perlu Anda perhatikan.

Untuk menghindari ketidaknyamanan saat tidur malam hari karena terlalu kecapekan atau harus terjaga karena dorongan buang air kecil, hindari banyak minum di malam hari untuk meminimalisir gangguan tidur Anda.

Pada minggu ke-36, mulailah mengatur segala sesuatu. Persiapkan semua kebutuhan dan susunlah perencanaan persalinan.

Siapkan satu tas khusus berisi pakaian dan perlengkapan Anda dan bayi Anda hingga jika tiba waktu persalinan Anda sudah siap berangkat ke rumah sakit atau klinik terdekat dengan perbekalan yang tepat.

Selama periode peregangan di akhir masa hamil, Anda akan mengalami peningkatan jumlah kontraksi. Payudara Anda juga mengalama perubahan saat hamil yang pesat dan telah berproses persiapan akhir untuk menyusui. Pada beberapa wanita bahkan air susu sudah keluar sebelum proses persalinan.

Pilihan hidup sehat untuk mengatasi perubahan saat hamil

Lakukan:

  • Minum vitamin pre-natal
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Mengelola stres yang melanda karena perubahan saat hamil
  • Konsultsi dengan dokter Anda untuk pemeriksaan kehamilan secara teratur
  • Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai obat-obatan yang digunakan

Hindari:

  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Mengkonsumsi obat-obatan
  • Makan makanan mentah, telur mentah atau belum dipasteurisasi

 

Bumil, semoga ulasan di atas bermanfaat.

Baca juga: Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu