Anak TK Meninggal Setelah Guru Mengisolasi Mulutnya Karena Berisik, Orangtuanya Memohon Keadilan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Seorang anak TK meninggal setelah guru menghukumnya terlalu keras. Padahal, di usianya, perbuatan yang dilakukan anak ini sangat biasa.

Seorang ayah berduka ketika mengetahui bahwa putrinya tewas terbunuh karena keteledoran guru TK di sekolahnya. Ia tak habis pikir mengapa sang guru tega mengisolasi mulut putrinya agar ia bisa diam.

Anak TK bernama Guo Jintong tersebut dihukum oleh gurunya ketika ia kedapatan terlalu cerewet saat pelajaran olahraga. Anak yang tinggal di daerah Huadian provinsi Jilin ini tentu saja sedang aktif-aktifnya berbicara sehingga membuat gurunya kesal dengan tingkahnya.

Ayah Gui Jintong segera menuntut keadilan atas tewasnya sang putri. Ia memulainya dengan status Weibo (sosial media mirip Facebook di Tiongkok) agar masyarakat juga ikut membantunya untuk menyeret guru TK tersebut ke penjara.

Guru TK bernama Ju Chunwei tersebut dituduh telah menggunakan lem dan isolasi untuk menyumpal mulut anak-anak yang ia anggap berisik. Hal itu ia lakukan setelah anak-anak masuk ke kelas kembali untuk belajar.

Daily Mail memberitakan bahwa Gui Jintong sempat dilarikan ke klinik sekolah setelah mengalami kejang. 40 menit kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia.

Ambulan baru datang menjemput jenazah anaknya 30 menit kemudian. Sehingga terlambatnya pemanggilan ambulan tersebut menjadi penyebab tidak tertolongnya nyawa Gui.

Foto kenangan Guo Jintong

Bagi ayah Gui, pemerintah lokal Huandian sendiri berusaha menutupi berita ini dengan membuat berbagai alibi sehingga fakta mengenai kasus ini semakin kabur. Apalagi pihak sekolah beralasan bahwa mereka sudah memberitahu kakek Gui yang mengantarkan cucunya tersebut ke rumah sakit.

Ju Chunwei yang dituduh mengisolasi mulut murid-muridnya ini pun diminta untuk berhenti mengajar dari sekolah tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian pun melakukan investigasi terkait dengan kasus ini.

Dukungan dari netizen mengalir untuk keadilan kasus ini. Oleh sebab itu, ayah Gui terus memanfaatkan dukungan tersebut untuk menekan pemerintah setempat agar bergerak untuk lakukan investigasi lanjutan tanpa harus ada yang ditutupi lagi.

Kemungkinan penyebab kematian Gui memang bisa apa saja. Apalagi guru Ju mengingkari perbuatannya. Untuk itu, ayah Gui amat berusaha agar kasus anaknya dapat terselesaikan. Semoga berhasil ya ayah Gui...

 

Baca juga:

Tips Parenting: 5 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Harus Memukul

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Berita