Akibat Tidak Diberi Uang, Seorang Anak Tega Pukuli Ayah dan Bacok Paman

Akibat Tidak Diberi Uang, Seorang Anak Tega Pukuli Ayah dan Bacok Paman

Parahnya, remaja 19 tahun itu menghunus sebilah parang dan mengancam siapa saja yang nekat masuk ke dalam rumahnya.

Kasus penganiayaan antara anak dan orangtua kembali terjadi. Kali ini seorang anak di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, tega memukuli ayah dan membacok pamannya hanya karena masalah uang. Peristiwa anak pukuli ayah dan bacok paman itu pun menggegerkan masyarakat setempat.

Remaja berusia 19 tahun itu tega memukuli ayahnya dan membacok sang paman lantaran tak diberi uang. Ia kemudian mengamuk dan memukul setiap orang yang mencoba masuk ke dalam rumah. Seperti apa kisahnya? Simak laporan lengkapnya di bawah ini.

Anak Pukuli Ayah dan Bacok Paman Gara-gara Tidak Diberi Uang

anak pukuli ayah dan bacok paman

Sumber: Shutterstock

Sudah sewajarnya anak meminta sesuatu kepada orangtua. Namun, bagaimana jika orangtua tak dapat memenuhi keinginan anak? Tentu, anak akan merasa kecewa.

Sayangnya, kekecewaan tersebut justru menuntun seorang anak bernama Ahmad Fadli (19) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, untuk melakukan penganiayaan. Ia nekat memukuli ayah dan membacok pamannya lantaran tak diberi uang.

Sontak, peristiwa yang terjadi pada Senin (21/9/2020) itu menggegerkan warga setempat. Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Ia mengatakan, insiden berdarah itu terjadi di rumah korban sekitar pukul 17.30 WIB.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/9/2020) sore. Saat itu korban bernama Ahmad Murzi pulang ke rumah, lalu terjadi pertengkaran karena tersangka bernama Ahmad Fadli meminta sejumlah uang,” kata Robinson, Kamis (24/9/2020), dikutip dari Merdeka.com.

Fadli gelap mata lantaran tak diberi uang ketika meminta kepada sang ayah. Ayahnya yang bernama Ahmad Murzi (50) itu menolak karena tak punya uang. Pelaku langsung memukuli ayahnya hingga menderita luka serius di bagian wajah.

Artikel Terkait: Tidak Kerjakan PR, Bocah Perempuan Ini Babak Belur Dihajar Ibunya

Anak Pukuli Ayah dan Bacok Paman, Sang Ayah Sempat Melarikan Diri

anak pukuli ayah dan bacok paman

Sumber: Shutterstock

Melihat putranya gelap mata, Murzi tak berani melawan. Ia kemudian kabur ke rumah adiknya, Syahrizal, yang kebetulan tinggal di desa yang sama. Saat itu, kondisinya sudah babak belur. Wajahnya lebam dan bibirnya mengeluarkan darah segar.

“Tidak diberikan (uang) oleh korban, tiba-tiba tersangka langsung memukuli membabi buta beberapa kali sehingga mengenai bibir dan mengalami luka serta mengeluarkan darah” terang Robinson.

Di rumah sang adik, Murzi menceritakan seluruh perbuatan putranya termasuk ihwal pertengkaran yang menjadi awal mula duduk perkara. Mendengar hal ini, Syahrizal pun berniat menasehati keponakannya. Ia kemudian pergi mengantar kakaknya kembali ke rumah ketika malam tiba.

Nahas, baru sampai di depan pintu rumah, pelaku kembali memukuli ayahnya. Ia menghajar Murzi hingga pria paruh baya itu tak berdaya. Sementara itu, Syahrizal yang melihat pertikaian antara anak dan bapak itu mencoba melerai. Namun, Fadli justru mengambil parang yang diletakkan di belakang rumah dan seketika membacok kaki kanan pamannya.

“Sesampainya di depan pintu rumah, tersangka kembali memukul ayahnya,” lanjutnya.

Artikel Terkait: Bocah 9 tahun di Kalimantan tewas akibat dianiaya orangtuanya, mengapa bisa terjadi?

Pelaku Diamankan Petugas Kepolisian saat Tengah Malam

anak pukuli ayah dan bacok paman

Sumber: Shutterstock

Usai membacok kaki kanan pamannya, Fadli langsung mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Ia tak mengizinkan siapa pun memasuki rumahnya. Remaja berusia 19 tahun itu bahkan menghunus sebilah parang dan nekat mengancam siapa saja yang berniat masuk ke dalam rumah.

“Ahmad Fadli mengambil parang dari belakang rumah kemudian mengayunkan serta membacokkan parang tersebut ke kaki sebelah kanan Syarizal sehingga mengalami luka bacok,” terang Robinson.

Warga yang menyaksikan pertikaian tersebut kemudian melapor ke Kepala Desa Senah. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Perbaungan. Baru sekitar pukul 00.30 WIB, petugas kepolisian mengirim tim untuk masuk ke dalam rumah Murzi.

Fadli berhasil diamankan tanpa ada perlawanan. Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Perbaungan dan pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang.

“Tersangka sudah diamankan dengan barang bukti sebilah parang dengan gagang berwarna hitam. Korban juga dibawa untuk keperluan visum dan membuat laporan resmi,” pungkasnya.

Wah, Parents, amarah memang terkadang bisa membuat seseorang gelap mata, ya, termasuk anak-anak atau remaja sekalipun. Kita doakan semoga luka yang diderita ayah dan paman tersangka segera sembuh.

Semoga kisah anak pukuli ayah dan bacok paman bisa menjadi pelajaran bagi kita para orangtua.

Baca Juga:

Gunakan Potongan Kayu, Sepasang Orangtua di Aceh Tega Aniaya Anaknya hingga Trauma

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner