5 Cara Agar Si Kecil Lahap Makan MPASI

lead image

Bagaimana agar Si Kecil lahap MPASI? Yuk, simak tips berikut.

Si Kecil sudah mulai MPASI? Proses membiasakan MPASI untuk Si Kecil, pasti banyak suka dukanya, nih. Yang paling sering dialami Parents selama memberi MPASI, biasanya:

  • Makanan dilepeh atau dimuntahkan oleh si Kecil
  • Si Kecil rewel lalu menolak makan alias GTM (Gerakan Tutup Mulut)
  • Waktu makan terlalu lama
  • Si Kecil tidak fokus dengan makanan dan malah sibuk bermain

Parents pernah mengalami hal-hal di atas saat anak mulai MPASI? Lantas bagaimana agar Si Kecil lahap MPASI? Yuk, simak tips berikut:

  1. Beri batasan waktu makan sebanyak 30 menit.

Tubuh Si Kecil akan mengirimkan sinyal yang mengatur rasa kenyang ke otak setelah ia makan 30 menit, jadi kemungkinan ia akan menolak makanan lebih dari waktu tersebut.

Jika takut Si Kecil hanya sempat makan sedikit, antisipasinya, setiap si Kecil mulai rewel karena lapar, saat itu pula coba tawarkan ia makan. Tak perlu terpatok jadwal. Beri makan ketika ia lapar, dan hentikan ketika ia mulai merasa kenyang.

  1. Si Kecil pilah pilih makanan? Biarkan saja.

Jika saat anak mulai MPASI dan Si Kecil menolak karena tidak suka makanannya, biarkan saja. Tetap sajikan aneka bentuk, rasa, dan jenis makanan ke hadapan anak. Pilih-pilih makanan dilakukan bayi karena dia sedang bereksplorasi dengan rasa dan tekstur makanan.

Ketika Si Kecil sudah bisa memakan finger foods, biarkan ia memegang sendiri makanannya. Biarkan ia bereksplorasi dan mengenal sendiri jenis serta tekstur makanan. Tentunya, Parents tetap harus siap untuk menyuapi ketika Si Kecil mulai bosan/malah bermain dengan makanannya.

  1. Makan Bersama

Kondisikan agar waktu makan tidak terasa seperti kewajiban atau momok bagi Si Kecil, tunjukkan bahwa seluruh keluarga melakukan hal yang sama dengan yang ia lakukan. Yang paling penting melakukannya dalam suasana yang menyenangkan agar Si Kecil mengingat waktu makan sebagai waktu yang menyenangkan.

  1. Cukup Satu Orang

Biasakan memberi makan si Kecil oleh orang yang sama terus-menerus agar dapat mengamati lebih jeli kebiasaan makan Si Kecil, tekstur yang ia suka, rasa makanan yang ia suka, juga si Kecil akan merasa nyaman karena lebih mempercayai orang tersebut.

  1. Kenali cara makan yang disukai anak

Membiasakan anak untuk makan dalam posisi duduk yang baik memang penting, namun jika Si Kecil mulai bosan, Parents dapat memberi selingan hiburan misalnya dengan mengajaknya bercerita, bermain tebak-tebakan, atau bernyanyi.

Saat anak mulai MPASI, waktu makan harus menyenangkan untuk Si Kecil. Proses makan yang dapat dinikmati Si Kecil tak hanya menyoal apa yang ia makan, tapi juga bagaimana cara ia makan, suasana di sekitarnya, dan siapa yang memberinya makan.

Saat si Kecil memiliki waktu makan yang menyenangkan, Parents pun dapat memberikan makanan pelengkap yang optimal bagi Si Kecil.

Untuk Parents yang suka mengajak Si Kecil bernyanyi untuk menambah semangat si Kecil makan, bisa coba ikuti lagu CERELAC Mamam Yuk ini di sini.

Parents juga bisa mengikuti kontes cover lagu dan menangkan jutaan rupiah, cukup periksa instagram @CerelacIndonesia untuk informasi lebih lanjut.

Pesan terakhir untuk Parents, poin dari proses pemberian MPASI ini adalah ‘sabar’. Tak perlu putus asa atau tergesa-gesa. Meski prosesnya lambat, coba ajak bayi untuk mengikuti pola baru yang sedang Parents bangun.

Untuk membantu Parents menambah waktu makan si Kecil jadi lebih menyenangkan, Parents dapat mencoba untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi si Kecil saat bertransisi dari ASI ke makanan padat.

Mengapa CERELAC merupakan pilihan tepat sebagai pelengkap ASI? CERELAC terbuat dari bahan-bahan pilihan, yakni, serealia, buah, sayur, dan daging pilihan untuk si Kecil, juga tanpa bahan pengawet tanpa zat pewarna buatan. Parents juga tak perlu khawatir karena CERELAC mengandung 80% vitamin C, 65% zat besi, 25% yodium, dan 15% zinc untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil.

Untuk si Kecil yang senang mengeksplorasi rasa, CERELAC memiliki 12 variasi rasa bubur dan 2 variasi rasa Nutripuffs. Variasi tekstur lembut dari bubur sereal CERELAC dan tekstur renyah dari Nutripuffs juga cocok untuk mengenalkan Si Kecil pada berbagai tekstur makanan. Dan yang paling penting, CERELAC sebagai pelengkap bisa dikreasikan dengan makanan rumah atau MPASI tradisional lainnya.

Dengan tekstur yang cocok untuk bayi usia 6-24 bulan sesuai fasenya, dan berbagai pilihan rasa dari CERELAC ini, Si Kecil makin asyik mamamnya, #CERELACMamamyuk!

 

Referensi: Parenting.com, Republika

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.