Antara Gemas dan Kasihan, Anak ini Menangis Histeris Karena Gagal Bertemu Jokowi

Penggemar Presiden Jokowi memang berasal dari semua kalangan. Seorang fans kecil asal Minahasa nangis histeris karena tidak bisa bertemu Jokowi.

Tingkah laku anak-anak memang berjalan dengan alami. Hal yang membuatnya menangis juga sering tak terduga. Lucunya, seorang anak asal Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara ini menangis karena gagal bertemu Presiden Jokowi yang sedang bertandang ke kampungnya.

Menangis tersedu-sedu demi bertemu Jokowi

Dari akun ibunya Nova Rampengan - Cono tersebut, terlihat bahwa anak perempuannya menangis tersedu-sedu karena tidak bisa melihat Jokowi. Ia sampai merajuk kesal pada ayahnya yang sudah berjanji akan menemaninya untuk melihat Jokowi dengan bantuan teropong.

Terjemahan dalam video tersebut adalah:

Bapak: Jadi ngana nya liat itu Jokowi (Jadi, kamu tidak lihat Jokowi?)
Anak: Papa bilang papa mo ba pangge? (Papa bilang, mau panggil saya)
Bapak: Hih, ngana ada di mana stauw? (Hih, kamu enggak tahu ada di mana?)
Anak: Kita ada di kamar, bapak nyak kasih tau. (Saya ada di kamar, bapak ndak kasih tahu (jokowi lewat)

Video tersebut jadi viral di media sosial dan ditonton lebih dari 63.000 akun. Sampai tulisan ini diterbitkan, sudah ada lebih dari 2700 akun yang menyebarkannya. Banyak orang menulis komentar tentang harapannya semoga video tersebut bisa dilihat oleh Jokowi langsung sehingga tangisan anak ini tak sia-sia.

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo sedang berkunjung ke Minahasa Utara. Lewat akun Twitter resminya, ia sempat berbagi foto kunjungan ke proyek waduk Kuwil Minahasa Utara.

Interaksi Jokowi dengan anak-anak memang sering menimbulkan derai tawa. Misalnya, saat Jokowi berkunjung ke Pesantren pasa hari Santri berikut ini. Seorang santri salah menyebutkan nama menteri dalam kabinet Jokowi.

Selalu menyenangkan ya punya presiden yang bisa dicintai dan akrab dengan anak-anak. Semoga video tangisan adik ini bisa sampai pada bapak presiden. Sehingga tangisan adik asal Minahasa ini bisa berhenti karena berhasil bertemu dengan Presiden dambaannya.

 

Baca juga:

id-admin.theasianparent.com/lucu-banget-alasan-konyol-di-balik-tangisan-anak-anak/