Viral Anak Hilang di Pohon Bambu Usai Mandi di Sungai, Begini Ceritanya

Viral Anak Hilang di Pohon Bambu Usai Mandi di Sungai, Begini Ceritanya

Saat seluruh warga dan petugas tak berhasil menemukannya, sang ibu justru mengaku melihat anaknya berada di atas pohon bambu.

Warga Magelang, Jawa tengah digegerkan dengan insiden anak hilang di pohon bambu. Eksan Aji Saputra, seorang pemuda warga Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang dikabarkan hilang usai pamit mandi di sungai Grogolyudan pada hari Rabu (19/8/2020).

Eksan hilang dan hanya menyisakan pakaiannya di pinggir sungai. Hal ini tentu saja membuat keluarga dan warga setempat geger.

Bagaimana kronologi pemuda tersebut sampai hilang?

Viral Anak Hilang di Pohon Bambu, Hanya Ibu yang Bisa Lihat Keberadaannya

anak hilang di pohon bambu 3

Ibu korban histeris mengaku melihat anaknya di atas pohon bambu. (Sumber: Instagram/@magelang_raya)

Insiden hilangnya pemuda bernama Eksan membuat geger warga setempat. Pasalnya, pemuda yang hilang sejak Rabu (19/8/2020) petang itu tak berhasil diketahui keberadaannya meskipun warga beserta tim SAR telah mencari hingga ke sudut-sudut sungai.

Namun, yang aneh, dalam sebuah video yang viral di Instagram, ibunda korban yang ikut dalam pencarian mengaku melihat putranya sedang berada di atas pohon. Sementara, warga yang juga berada di lokasi yang sama tak dapat melihat keberadaan Eksan.

“Eksan, sini nak. Ibu lihat kamu. Itu Eksan ada di sana tapi ditutupi,” kata ibu korban dalam bahasa Jawa sembari menunjuk ke arah pepohonan yang ada di pinggir sungai.

Video yang diunggah oleh akun @magelang_raya itu sontak menarik perhatian warganet. Banyak yang menduga pemuda berusia 30 tahun itu hilang lantaran diculik oleh makhluk halus.

Baca juga: Ratusan siswa SMP Sleman terseret arus sungai, keluarga korban histeris

Viral Anak Hilang di Pohon Bambu, Ketemu dalam Kondisi Tanpa Busana

anak hilang di pohon bambu 4

Sumber: Shutterstock

Meskipun upaya yang dilakukan oleh tim SAR gabungan tidak membuahkan hasil, namun pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis (20/8/2020) pagi pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.

“Pencarian dimulai kembali oleh tim gabungan, dibagi menjadi 4 tim dengan jumlah personil 113 orang dari berbagai unsur,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto.

Tim pencarian terdiri dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, BPBD Kabupaten Magelang, TNI/Polri, aparatur desa, relawan, dan warga. Sayangnya, hingga pukul 12.00 WIB, tim pencarian masih belum bisa menemukan korban.

Untungnya, kabar menggembirakan datang pada malam hari. Salah seorang warga bernama Utoro mengaku melihat Eksan tengah berjalan kaki di belakang MTs Pucang tanpa mengenakan sehelai kain.

Ia kemudian berinisiatif mengambil karung goni untuk menutupi bagian bawah tubuh Eksan.

Menurut Edy, lokasi penemuan korban tak jauh dari sungai, yaitu sekitar 1,5 kilometer, tepatnya di Gudang Asbes dekat dengan Lapangan Desa Pucang, Kec. Secang, Kab. Magelang, Jawa Tengah.

“Saat ditemukan yang bersangkutan dalam kondisi lemah dan tidak memakai baju, hanya memakai karung. Petugas dari Puskesmas Secang 2 langsung melakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya, Jumat (21/8/2020).

Viral Anak Hilang di Pohon Bambu, Petugas Ungkap Ada yang Aneh

anak hilang di pohon bambu 5

Ilustrasi sungai (Sumber: Shutterstock)

Peristiwa hilangnya Eksan di Sungai Grogolyudan masih menyisakan misteri. Warga dan sejumlah petugas masih tidak percaya pemuda berusia 30 tahun itu bisa hilang selama 32 jam.

Pasalnya, sungai yang menjadi lokasi hilangnya Eksan termasuk sungai yang dangkal. Hal ini pun diungkapkan oleh Humas Basarnas Jateng, Nur Mustofa.

“Kondisi sungai saat korban hilang juga tidak banjir. Logikanya tidak mungkin sungai menyeret korban hingga hanyut tenggelam,” kata Mustofa, Jumat (21/8/2020) seperti dikutip dari Tribunjateng.com.

Mustofa mengatakan, kedalaman sungai tersebut hanya berkisar antara 30 centimeter hingga 1 kilometer. Oleh sebab itu, mustahil pria dewasa yang bisa berenang seperti Eksan bisa hanyut dan terseret arus sungai yang tidak begitu deras.

Meski demikian, ia bersyukur pemuda tersebut akhirnya ketemu dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah korban sudah ketemu setelah hilang hampir 32 jam,” imbuhnya.

Baca juga: Hanyut saat mandi di sungai, anak 6 tahun asal Cirebon ditemukan tewas

Korban Minta Digendong Usai Ditemukan Oleh Warga

Usai ditemukan oleh warga, korban ternyata tak mau diantar menggunakan kendaraan roda empat. Tak jelas apa motifnya, namun ia minta pulang dengan cara digendong oleh salah seorang warga yang bernama Samidi.

Sadar kondisi pemuda tersebut masih lemah, Samidi pun tak bisa menolak. Ia akhirnya mengantar pemuda tersebut kembali ke rumah dengan cara menggendongnya. Kini, kondisi Eksan pun telah berangsur pulih.

Peristiwa yang dialami Eksan memang masih menyisakan tanda tanya besar. Khususnya, terkait alasan Eksan menghilang selama 32 jam. Semoga kisah ini menjadi pelajaran agar Parents bisa lebih mawas diri terutama jika mereka hendak pergi berenang di sungai.

Baca juga:

Anak hilang berhasil ditemukan dalam 3 jam, ini cara ibu dan polisi bekerja sama

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner