Heboh! Anak TK di Tuban Disunat Genderuwo, Ini Penjelasan Medisnya

Heboh! Anak TK di Tuban Disunat Genderuwo, Ini Penjelasan Medisnya

Bocah berusia empat tahun itu diduga disunat oleh genderuwo setelah mengetahui alat kelaminnya bengkak.

Sunat pada bocah laki-laki meupakan tindakan yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, apa jadinya jika yang menyunat alat kelamin ternyata bukan dokter melainkan genderuwo? Peristiwa anak disunat genderuwo menimpa seorang bocah bernama Indra di Dusun Kidul Sawah, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Indra yang masih berusia 4 tahun, mendadak mengalami bengkak pada alat kelaminnya seperti habis disunat.

Kondisi ini sontak membuat keluarganya bingung. Ibu sang bocah, Nuryati (25) menduga kuat putranya telah disunat oleh genderuwo, mahkluk halus yang jadi urban legend di Indonesia. Namun, benarkah demikian?

Anak Disunat Genderuwo Ketika Sedang Belajar

anak disunat gendruwo

Sumber: Shutterstock

Peristiwa ganjil itu terjadi pada Minggu (9/8/2020) pagi waktu setempat. Kala itu, Nuryati mengajak Indra berkunjung ke rumah kerabatnya yang berada tak jauh dari rumahnya, yaitu di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur.

Seperti lazimnya berkunjung ke rumah saudara, Nuryati pun terlibat obrolan dengan kerabatnya sementara, Indra memilih untuk belajar membaca di ruang tamu.

“Awalnya habis tidur siang itu langsung belajar. Belajarnya ya saya temani di rumah bibinya,” kata Nuryati.

Saat itulah, hal ganjil pertama mulai dialami oleh putranya. Bocah itu terdengar seperti sedang mengobrol dengan seseorang. Padahal, ia hanya sendiri di ruang tamu. Nuryati yang mendengar percakapan itu memilih untuk tidak menghiraukannya. Ia masih belum menyadari jika hal itu adalah sesuatu yang ganjil.

Baca juga: Kasihan, kemaluan anak lelaki ini tak sengaja terpotong saat melakukan sunat

Anak Disunat Genderuwo, Ketahuan Setelah Buang Air Kecil

anak disunat genderuwo

Sumber: Shutterstock

Nuryati baru menyadari ada sesuatu yang ganjil yang tengah dialami oleh putranya ketika Indra minta diantar untuk buang air kecil. Alat kelamin Indra ternyata dalam kondisi bengkak, persis seperti habis disunat.

“Saya ya tidak curiga apa-apa. Tahu-tahu dia minta anter pengen pipis dan saat pipis itu kelaminnya sudah bengkak. Saya ya kaget,” terangnya.

Saat itu, Nuryati mulai berpikir apakah putranya baru saja disunat oleh jin seperti kisah yang selama ini sering ia dengar. Dugaan ini semakin kuat tatkala putranya bercerita, sesaat sebelum alat kelaminnya bengkak, seseorang dengan pakaian serba putih mendatanginya. Sosok itu juga membawa gunting.

Namun, Indra mengatakan, dirinya sempat menolak ketika akan disunat oleh sosok yang diduga adalah genderuwo.

Kondisi alat kelamin Indra juga semakin mengkhawatirkan, bengkak yang ia alami makin menjadi-jadi sehingga keluarga memutuskan untuk membawanya ke seorang mantri kesehatan.

“Dia cerita banyak, kalau mau di sunat itu. Tapi mungkin gagal atau gimana. Setelah itu, pada malamnya bengkaknya semakin besar, seperti orang yang habis disunat. Jadi ya semua keluarga khawatir,” tukasnya.

Baca juga: Viral! Bocah 3 Tahun di Ciputat Disunat Jin, Begini Penjelasan Medisnya

Kondisi Alat Kelamin Kembali Normal

Setelah dibawa ke mantri kesehatan yang ada di Dusun Becok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kondisi alat kelamin Indra berangsur-angsur membaik. Namun, keluarga memutuskan untuk mengobatinya saja, bukan lanjut dikhitan.

“Setelah diperiksakan ke Mantri sekarang sudah tidak bengkak lagi. Sekarang sudah kembali seperti semula,” kata Nuryati.

Fenomena Anak Disunat Genderuwo, Ini Penjelasan Medis

anak disunat genderuwo

Sumber: Pixabay

Fenomena anak disunat genderuwo atau mahkluk halus lain bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Pada akhir bulan Juni lalu, seorang anak laki-laki berinisial MG di Ciputat, Tangerang Selatan juga dicurigai telah disunat oleh jin.

Ibu MG mengalami syok berat usai melihat alat kelamin putranya berubah bentuk seperti habis disunat. “Kan dia biasa nyebutnya ‘cumi’, dia bilang, ‘Mah, cumi aku sakit’. Pas saya buka saya histeris, kaget ya bentuknya sudah tersunat,” kata MG.

Kondisi ini ternyata memiliki penjelasan secara ilmiah. Menurut dokter spesialis bedah saraf Mahdian Nur Nasution dari Klinik Rumah Sunat, kondisi ini jamak dikenal sebagai parafimosis.

“Iya, biasa disebut parafimosis. Kulitnya ketarik ke belakang karena biasanya anak-anak suka memainkan kelaminnya. Bisa jadi ketarik, dan tidak balik lagi. Jadi kebuka terus ngunci, itu parafimosis,” katanya.

Tindakan Jika Anak Mengalami Parafimosis

Parafimosis bisa berbahaya apabila tidak segera ditangani. Oleh sebab itu, apabila orang tua melihat tanda-tanda parafimosis pada anak, perlu segera mengambil tindakan agar kondisi alat kelaminnya tidak semakin parah.

Jika kondisinya masih ringan, maka prosedur penanganan yang akan diambil adalah sebagai berikut:

  • Mengompres bagian yang bengkak dengan es
  • Menyuntikan obat hyaluronidase untuk mengurangi pembengkakan
  • Mengeluarkan kumpulan darah

Namun, jika kondisinya ternyata sudah parah, maka dokter biasanya akan mengambil tindakan dengan menyunat alat kelamin yang bersangkutan guna membuang kulup dari penis.

Nah, Parents, jika mendapati gejala yang sama seperti kisah di atas pada anak, jangan khawatir ya. Meski kondisi ini bisa menimpa siapa saja, namun masih bisa ditangani oleh tenaga medis. Untuk mencegah hal ini menimpa anak Anda, bisa juga untuk memintanya agar tidak sering memainkan alat kelamin.

Baca juga:

Kapan Sebaiknya Sunat atau Khitan Pada Anak Laki-laki Dilakukan?

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner