Inilah sebabnya kenapa anak-anak wajib pakai Car Seat saat berkendara

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Jangan sampai kecerobohan Anda membawa akibat fatal untuk anak.

Banyak orang menggunakan mobil sebagai alat transportasi utama dalam keluarga. Namun masih sedikit yang punya kesadaran bahwa anak wajib pakai car seat saat berkendara di mobil.

Lewat sebuah postingan Facebook, seorang ibu bernama Jenna Casado Rabberman berbagi pengalaman pada warganet bahwa prinsip anak wajib pakai car seat yang dipegangnya selama ini telah menyelamatkan kedua anaknya dari kecelakaan fatal.

Berikut ini kisahnya:

Aku bukanlah orang yang biasa memosting sesuatu yang pribadi di facebook. Tapi guys… Kejadian ini adalah salah satu alasan mengapa kamu wajib mendudukkan anakmu di car sear dengan tata cara yang benar setiap saat.

Meski mereka menjerit karena tali pengikatnya kencang. Bahkan saat mereka mengeluh tentang sabuk pengaman di dada atau karena harus duduk menghadap ke belakang.

Kami sedang berhenti untuk beli susu dalam perjalanan pulang dari preschool kemarin. Kami berada dekat sekali dari rumah.

Mobil lain menabrak kami. Kalian tidak akan pernah berpikir bahwa peristiwa macam itu akan terjadi pada Anda.

Anak lelakiku selamat tanpa satu goresan apapun. Tapi paramedis yang datang mengatakan kepadaku bahwa kejadian ini bisa sangat berbeda hasilnya jika aku tidak mengambil waktu tambahan 2 menit untuk memastikan bahwa semua tali di car seat sudah terkait dengan benar.

Aku akan baik-baik saja, anak-anakku juga baik-baik saja, segala sesuatu yang rusak masih bisa diganti. Kami mengucapkan ucapan terima kasih kepada Tuhan karena telah membuat kami aman (bersama dengan Honda, Graco & Chicco).

Kondisi mobil yang hancur lebur tapi car seatnya tetap utuh. Foto: Jenna Casado Rabberman.

Editan tambahan:
Aku dapat banyak inbox yang mengajukan beberapa pertanyaan ini. Jadi aku ingin menambahkan informasi berikut.

Anakku yang kecil berusia 6 minggu dan anak lelakiku yang lain berusia hampir 3 tahun.

Mobilku adalah Honda CRV 2015. (Kami memberinya nama Yoshi, semoga dia beristirahat dalam damai)

Car seatnya merk Chicco Keyfit 30 (model tempat duduk khusus bayi) & Produk Graco Children’s Products. Kedua car seat itu menghadap ke belakang.

Lihatlah bahwa semua kursi di dalam mobil tampak hancur lebur.

Aku tidak pernah menduga bahwa postingan ini bisa dilihat oleh begitu banyak orang! Awalnya aku benar-benar hanya mempostingnya untuk keluarga dan teman-teman.

Tapi semoga tulisan ini akan menyelamatkan nyawa dengan membuat seseorang berpikir dua kali tentang tubuh anak mereka.

Beberapa dari orang di dalam komentar postingan ini memang benar-benar buruk dan tak sopan. Tapi aku tidak bisa bilang bahwa aku terkejut.

Aku hanya berharap bahwa kamu tak akan pernah mengalami situasi seperti yang aku alami supaya menyadari bahwa kamu adalah orang yang kurang empati terhadap sesama manusia.

Artikel terkait: Amankah Memasukkan Bayi yang Dibedong ke Dalam Car Seat?

Tips anak wajib pakai car seat

Agar bisa selamat dalam musibah seperti ini, Anda wajib tahu tips aman menggunakan car seat untuk anak-anak.

Simak daftar berikut:

  • Kursi mobil untuk anak-anak harus selalu dipasang di jok belakang.
  • Jangan pernah menggendong atau menyusui anak kecil di jok belakang.
  • Sebaiknya serahkan pada petugas resmi car seat atau mobil saat memasang kursi mobil untuk pertama kalinya
  • Selalu baca buku petunjuk dengan seksama untuk mendapatkan informasi spesifik tentang penggunaan car seat anak Anda.
  • Hindari membeli kursi mobil second/preloved.
  • Bayi harus berada di car seat yang menghadap ke belakang setidaknya sampai mereka berusia sekitar satu tahun (sekitar 10kg).
  • Pastikan sabuk pengaman menahan beban di tempatnya dengan kencang. Periksa apakah temali ikat pinggang sudah diikat dengan slot yang benar. Jika ragu, mintalah saran dari ahlinya.
  • Pelindung badan harus tertekuk ketat di sekitar anak Anda. Tali harus di atas bahu anak. Sesuaikan tali pengikat sehingga hanya satu jari yang bisa tergelincir di bawah tali di dada anak Anda.
  • Anak yang lebih besar masih harus menempuh perjalanan di kursi car seat anak. Ingatlah bahwa sabuk pengaman orang dewasa biasanya tidak mengamankan anak sampai mereka yang beratnya sekitar 35kg dengan tinggi kira-kira 152 cm.
  • Jangan sekali-kali menempatkan sabuk pengaman di bawah ketiak anak atau di belakang punggungnya.

Mendudukkan anak di sebelah orangtua yang sedang menyetir atau bahkan memangku anak sambil menyetir memang lucu. Tapi hal tersebut sangat tidak aman untuk anak,

Semoga peristiwa ini jadi pembelajaran bagi kita semua bahwa prinsip anak wajib pakai car seat harus dipegang teguh oleh orangtua.

 

Baca juga:

Peringatan: Car Seat Bayi di Bawah 1 Tahun Harus Menghadap Belakang

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Berita