Aku Keguguran

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Kehamilan adalah anugerah, tapi bisa juga menjadi impian buruk bagi segelintir orang. Vandana Khialani berbagi kisah kehamilannya dengan theAsianparent.

Kehamilan Pertama 

21 Juli 2006, adalah hari yang tak terlupakan dalam hidup saya. Itu adalah hari bayi saya kembali ke pangkuan Yang Mahakuasa. Dia berusia sekitar 17-minggu-tua ketika itu terjadi. Setelah keguguran, aku merasa sangat kosong dan merana. Rasanya seperti dunia saya runtuh.

Awalnya, aku tak tega melihat janin, namun setelah beberapa melakukan perenungan, dan dorongan dari suami saya, saya memutuskan untuk mengucapkan perpisahan padanya.

Bergulat dengan rasa kehilangan

Saya butuh waktu untuk meratapi kehilangan saya. Saya juga memanfaatkan waktu untuk meninjau kembali berbagai hubungan yang ada, dan fisik, emosional, intelektual dan perspektif keuangan tentang bagaimana hal-hal yang telah membentuk dalam hidup saya.

Sementara aku selalu merasa siap untuk menjadi seorang ibu, alam semesta ternyata jelas punya rencana yang berbeda untuk saya. Akhirnya, aku berhasil mengatasi rasa sakit dan melanjutkan hidupku. Aku kembali bekerja, namun sebelumnya aku berlibur panjang selama sebulan untuk mengunjungi  Selandia Baru yang menakjubkan.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Hamil