Aku Benci Guru itu, Ma!

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Rasa benci guru yang timbul pada si Kecil, bisa berdampak buruk pada prestasinya di sekolah. Tapi bagaimana menyelesaikannya? Cobalah tips berikut ini.

Aku benci guruku, Ma!

Aku benci guruku, Ma!

Apa yang akan Parents lakukan bila si Kecil tiba-tiba pulang sekolah dan berteriak kesal, “Aku benci guru X, Ma!” Dan seperti tak terbendung, daftar kekurangan si Guru yang membuat anak benci pun meluncur dari mulut mungilnya.

Oke, Parents, jujur saja, kita juga pernah mengalami hal yang sama bukan? Bedanya jika dulu kita bebas ngomel-ngomel, menumpahkan perasaan, sementara sekarang, hati kita sebagai orang tua bisa jadi galau mendengar si Kecil membenci gurunya di sekolah.

Terbayang sudah pelbagai akibat perasaan benci guru yang dirasakan si Kecil; mulai dari penurunan nila-nilai di sekolah, hingga kemungkinan aksi mogok sekolah. Wah, repot, dong!

Beberapa alasan anak benci guru

Sebetulnya apa sih, yang bisa membuat anak benci guru? Coba Parents ingat, dulu pernah membenci guru disekolah dengan alasan apa? Beberapa alasan di bawah ini, mungkin juga salah satunya:

1. Kebiasaan atau tingkah laku guru sehari-hari yang dirasa mengganggu si Kecil

Dulu saya pernah tidak suka pada seorang guru karena kebiasaannya yang suka mengolok-olok kekurangan seseorang. Cara Beliau yang suka memanggil murid sembarangan membuat saya tidak sabar menunggu jam ganti pelajaran.
Beberapa karakter guru yang biasanya membuat seorang murid ill feel adalah bahasa tubuh guru, cara guru menegur, atau cara bicara.

 





Pra Sekolah Praremaja Usia Sekolah