9 Tips aman naik turun tangga saat hamil yang harus Bunda tahu

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Naik turun tangga saat hamil tetap diperbolehkan asal Bunda memerhatikan keamanan. Berikut tips aman yang bisa Bunda praktekkan.

Naik turun tangga saat hamil bisa sangat berbahaya jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Kemungkinan terpeleset, tergelincir, atau tersandung barang bisa menyebabkan masalah serius.

Berikut ini kami berikan tips aman naik turun tangga saat hamil yang bisa Bunda ikuti di rumah.

Tips aman naik turun tangga saat hamil

1. Gunakan pegangan

Tips aman naik turun tangga saat hamil yang pertama ialah selalu berpegangan pada pinggiran tangga. Atau jika tangganya tidak memiliki pegangan, Bunda bisa berpegangan pada tembok.

Jika Bunda naik tangga sambil membawa barang, pastikan satu tangan bebas sehingga bisa digunakan untuk berpegangan.

2. Lorong tangga harus selalu terang

Untuk menghindari terpeleset atau tergelincir, sebaiknya lorong tangga diberikan lampu. Tambahkan penerangan di tangga jika belum ada supaya Bunda bisa selalu melihat kemana harus melangkah.

3. Tangga berkarpet

Bila Bunda tinggal di komplek apartemen, kemungkinan tangganya akan dilapisi karpet. Hati-hatilah saat melangkah agar tidak terselip karpet atau tersandung.

4. Berjalan pelan

Baik saat naik atau menuruni tangga, berjalanlah pelan-pelan, jangan terburu-buru karena bisa berbahaya.

naik turun tangga saat hamil

5. Kurangi potensi bahaya tangga

Pastikan anak tangga bersih dari barang atau benda yang bisa membuat Bunda tergelincir. Pindahkan kabel listrik, karpet, atau keset yang ada di tangga.

Jika terdapat tangga di kamar mandi, tambahkan karpet anti selip untuk menghindari terpeleset jika lantainya licin.

6. Waspada dengan keadaan sekitar

Jika Bunda memiliki hewan peliharaan, pastikan ia tidak mengganggu langkah Bunda saat naik atau turun tangga. Demikian pula jika ada anak-anak, waspadai bagian tangga yang retak, licin atau berlubang.

Fokuslah pada langkah kaki pada setiap anak tangga, dan jangan pernah naik atau turun tangga sambil melihat ponsel.

7. Pilih alas kaki yang nyaman

Alas kaki yang nyaman penting untuk mencegah agar Bunda tidak tergelincir atau justru kesakitan. Sebaiknya beli sepatu baru yang nyaman saat hamil, karena ukuran kaki Bunda pastinya akan bertambah.

Memakai sepatu kekecilan bisa meningkatkan risiko tergelincir saat naik dan turun tangga.

8. Jangan naik tangga saat kepala pusing

naik turun tangga saat hamil

Dehidrasi dan gula darah rendah bisa membuat ibu hamil merasa pusing. Minumlah air putih yang cukup dan makan dalam porsi kecil untuk mencegah kepala menjadi pusing.

Jangan mencoba naik atau turun tangga saat Bunda mengalami pusing.

9. Bekerjasama dengan suami

Mintalah suami membuat tangga di rumah menjadi lebih aman digunakan. Jangan ragu minta tolong Ayah mengantar naik turun tangga jika Bunda merasa tidak sanggup melakukannya sendiri.

Saat harus membawa barang melewati tangga, sebaiknya minta suami untuk membawakannya. Dengan demilian tangan Bunda bisa bebas berpegangan pada pagar tangga.

Semoga tips aman naik turun tangga saat hamil ini bermanfaat buat Bunda ya.

Referensi: Momjunction, Parents.

Baca juga:

Cara Pakai Seat Belt yang Aman untuk Ibu Hamil





Kehamilan