7 Tips Aman Bertengkar di Depan Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bertengkar di depan anak memang sebaiknya dihindari. Apa yang sebaiknya dilakukan jika Anda dan pasangan terpaksa melakukannya?

Bertengkar di depan anak bentuk keegoisan orangtua

Tak ada pasangan manapun di dunia ini yang suka bertengkar, karena semua manusia pada dasarnya menginginkan hidup dalam kedamaian. Apa boleh buat, kadang kita menghadapi jalan buntu dan menjadi kesal karena apa yang kita inginkan tidak tercapai.

Menikah pun sesungguhnya adalah suatu proses panjang untuk saling mengenal dan mendewasakan diri. Maka wajar jika dalam proses itu terjadi benturan-benturan karena suami istri memiliki watak dan pola pikir yang berbeda.

Sebagai pribadi yang dilahirkan dengan karakter temperamental, saya tahu benar seperti apa rasanya dicekam rasa marah akibat ulah orang yang kita cintai. Makan nggak enak, tidur pun tak nyenyak.

Kita merasa perlu melampiaskan emosi untuk mengakhiri rasa marah, termasuk bertengkar di depan anak dengan tanpa berpikir panjang. Kita lupa bahwa anak-anak juga punya perasaan, tetapi kita tak mau tahu apa yang mereka rasakan saat melihat kita bertengkar.

Anak-anak yang menyaksikan orangtuanya bertengkar akan merasa sangat sedih dan kecewa. Mereka akan merasa kehilangan tempat berlindung dan rasa aman, kehilangan rasa percaya diri dan sulit menjalin hubungan dengan lawan jenis.

Ironisnya, kita sudah tahu tentang bahayanya bertengkar di depan anak, namun tak dapat mengendalikan emosi di saat sedang benar-benar marah pada pasangan. Coba lakukan 7 tips ini agar bertengkar di depan anak dapat dihindari.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Pernikahan