6 Kebohongan yang Dapat Dikatakan pada Ibu Baru Untuk Membantunya Melewati Tahun Pertama

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Calon ibu baru pasti selalu mencari nasihat dan informasi cara merawat bayi dengan benar, kadang curhatannya dibalas dengan enam kebohongan berikut. Meski sering tidak benar, namun kebohongan ini membantu ibu baru melewati tahun pertama kelahiran bayinya.

Seorang calon ibu baru, tentunya akan mencari informasi dan nasihat tentang bagaimana cara merawat bayi. Kadang dari orang tua, kadang pula dari rekan-rekan sebaya yang telah lebih dulu memiliki anak.

Tapi tidak semua yang mereka katakan itu benar loh, Bun. Ada sebagian yang tidak terbukti kebenarannya saat Anda mengalami sendiri punya bayi, tapi hal-hal tersebut terus diberitahukan pada ibu baru - ibu baru lain.

Hal ini bertujuan memberi mereka harapan, dan kekuatan untuk melewati tahun pertama setelah bayi mereka lahir. Dilansir dari situs scarymommy.com, berikut ini adalah enam kebohongan yang sering dikatakan pada calon ibu baru.

Meski tidak terbukti kebenarannya, tapi enam kebohongan ini membantu para ibu baru melewati setahun pertama kehadiran anak mereka.

1. Bunda bisa tidur saat bayi tidur

Sepanjang hari mengurusi bayi, tentu Bunda merasa lelah dan mengantuk, apalagi jika malam sebelumnya Bunda harus terjaga menenangkan bayi yang menangis. Banyak orang bilang, seorang ibu baru akan bisa tidur setelah bayinya tidur.

Idealnya memang seperti itu. Namun nyatanya, setelah bayi tidur, Bunda tidak akan bisa ikut tidur.

Banyak yang Bunda ingin lakukan, seperti mencuci baju, membereskan rumah, atau bersih-bersih. Atau tak jarang, saat bayi tidur Bunda akan makan, karena tak sempat makan sepanjang hari mengurusi bayi.

2. Dengan menyusui, berat badan saat hamil akan hilang

Bagi beberapa perempuan hal itu mungkin benar. Namun bagi perempuan yang lain, hal itu tidak terjadi. Semua itu tergantung dengan metabolisme tubuh si ibu sendiri.

Tentunya Bunda memiliki teman yang tidak bisa gemuk walau sebanyak apapun dia makan, hal ini karena dia lahir dengan metabolisme tubuh yang tinggi dan cepat. Maka, kalimat di atas pasti berlaku bagi orang-orang seperti itu.

Tapi, bagi perempuan lain yang memiliki metabolisme lambat. Menyusui justru akan semakin menambah nafsu makan, dan akan susah menurunkan berat badan. Kecuali setelah selesai menyusui.

3. Nikmati saja, waktu berlalu dengan cepat

Bagi mereka yang telah melewati fase tahun pertama bayi, boleh saja mereka mengatakannya. Tapi bagi Bunda yang masih berkutat di dalamnya, hari-hari terasa saaaaangaat panjang.

Bayi membuat Bunda kurang tidur, dia juga sering menangis tanpa alasan. Bayi juga akan pup dan pipis saat Bunda memamerkannya pada teman-teman. Bunda pasti tak sabar menantikan kapan bayi akan tumbuh dewasa dan bisa diajari sopan santun.

4. Menyusui itu mudah, bayi akan langsung tahu cara menyusu

Proses menyusui memang berlangsung secara alami, tapi hal ini juga membutuhkan usaha. Beberapa bayi memang langsung tahu cara menyusu, tapi ada juga yang tidak.

Kadang Bunda merasakan sakit, ASI yang susah keluar, atau ASI yang terlalu melimpah hingga membuat Bunda harus sering ganti baju. Setiap bayi berbeda, dan setiap ibu juga memiliki tubuh yang berbeda.

Jadi Bunda tak perlu merasa apa yang Bunda lakukan tidak benar hanya karena prosesnya tidak sama dengan yang dialami oleh ibu lain.

5. Bulan-bulan pertama adalah yang terbaik

Bulan-bulan pertama memang yang terbaik, namun juga menjadi bulan-bulan terberat bagi Bunda. Terutama jika Bunda mengalami depresi pasca melahirkan.

Bunda akan banyak menangis dan harus berjuang mengatasi kegelisahan dan frustasi karena depresi. Menangani depresi memang tidak mudah, namun jika Bunda berhasil mengatasinya, Bunda akan tahu bahwa bulan-bulan pertama juga memiliki sisi terbaik.

Melihat bayi melakukan hal-hal lucu setiap hari, senyum pertamanya, respon pertamanya pada orangtua, semua akan terasa sangat manis.

6. Seiring waktu, semua akan jadi lebih mudah

Kenyataannya, seiring dengan tumbuh kembang bayi, Bunda akan menemui tantangan baru. Perbedaan cara merawat bayi yang juga sama beratnya. Misalnya, saat bayi sudah mulai merangkak, Bunda akan sibuk mengejarnya agar tidak merangkak ke tempat berbahaya.

Sama sekali tidak menjadi lebih mudah, tapi Bunda menjadi terbiasa dalam menghadapi bayi. Seiring dengan perkembangannya, kemampuan Bunda dalam merawatnya juga ikut bertambah.

Mungkin bisa dikatakan bahwa 6 kebohongan di atas mengandung kebenaran. Yang pasti, kebohongan-kebohongan tersebut membantu Bunda terus semangat menjalani tahun pertama dalam hidup bayi.

Dan tanpa sadar, Bunda juga akan menantikan tantangan selanjutnya dalam menangani si buah hati. Jadi tak perlu merasa cemas, Bunda akan selalu menemukan cara untuk menghadapi kesulitan yang dihadapi.

 

Baca juga:

10 Hal yang Harus Anda Tahu (Namun tak Perlu Khawatir) Tentang Bayi Baru Lahir

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi baru lahir