5 Mitos Tentang Susu Formula

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Manfaat ASI memang banyak, namun bagaimana dengan ibu yang tidak dapat menyusui? Inilah 5 "mitos" yang tak selalu benar tentang susu formula.

 

Tahukah Anda beberapa mitos tentang susu formula ini?

Tahukah Anda beberapa mitos tentang susu formula ini?

Mitos tentang susu formula

“ASI adalah yang terbaik” tidak diragukan lagi telah didengar berulang-ulang oleh semua ibu hamil. Kini semangat menyusui di kalangan para ibu terasa lebih kuat daripada sebelumnya, karena rumah sakit mendorong ibu untuk menyusui bayinya segera setelah persalinan.

Selain itu, brosur-brosur di klinik dan tempat praktek dokter juga memberikan edukasi tentang pemberian ASI yang jauh lebih baik daripada susu formula.

Namun  bagaimana dengan mereka yang tidak dapat atau benar-benar tidak ingin menyusui? Apakah itu memang takdir anak-anak mereka?

Meskipun terdapat manfaat yang jelas untuk ASI, susu formula bukanlah racun mengerikan yang digambarkan oleh pendukung pro-menyusui.

Berikut adalah lima “fakta” yang tidak selalu benar tentang susu formula bayi;

1. Susu formula  menyebabkan bayi kelebihan berat badan.

Sementara beberapa studi menunjukkan tingkat obesitas yang lebih sering terjadi pada bayi yang minum susu formula, terdapat faktor lain yang ikut berperan. Misalnya, apakah anak-anak ini juga tidak aktif dan / atau memiliki pola makan yang buruk di kemudian hari?





Batita Bayi Bayi baru lahir