5 Kunci Sukses Kehidupan yang Harus Dimiliki Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Mengenalkan dan memupuk kunci sukses kehidupan sebaiknya dikenalkan dan dipupuk sejak dini.

Bantu anak-anak untuk membangun kunci sukses kehidupannya. Jangan biarkan senyum mereka hilang karena kita alpa mengenalkan kelima kunsi sukses pada masa golden age-nya

Bantu anak-anak untuk membangun kunci sukses kehidupannya. Jangan biarkan senyum mereka hilang karena kita alpa mengenalkan kelima kunsi sukses pada masa golden age-nya

Kunci sukses dalam kehidupan tidak hanya bergantung pada kecerdasan otak anak, namun lebih kepada ketrampilan emosi sosial yang ia miliki.  Seorang anak yang mampu mengatur emosi mereka akan dengan mudah menyelesaikan setiap permasalahan yang ia hadapi tanpa menggunakan kekerasan, serta mampu membuat keputusan dengan penuh tanggung jawab. Ketrampilan ini tidaklah diperoleh seorang anak secara otomatis, namun harus dikenalkan dan dipupuk sejak dini.

Ada lima Ketrampilan emosi yang merupakan kunci sukses hidup seseoran. Kelima hal tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, dan harus ada dalam kulitas pribadi seseorang jika ingin sukses diseluruh bidang kehidupannya.

1. Self-Awareness (kesadaran diri)

Kesadaran diri dapat diartikan sebagai kondisi dimana seseorang benar-benar memahami kondisi emosi atau perasaan, pikiran, serta mampu mengevaluasi apa yang ada dalam dirinya. Tidak hanya itu, ia pun mampu mengetahui apa peran yang ia miliki dalam kehidupan ini. Sehingga ia pun selalu berusah keras untuk mencapai tujuan tersebut.

Seseorang dengan kesadaran tinggi akan paham apa dampak perkataan atau tindakan yang ia lakukan terhadap orang lain. Ia tidak akan mengatakan orang lain bodoh karena ia tahu ia pun tidak suka disebut bodoh.

2. Self-Management (kemampuan mengatur diri)

Mengatur diri artinya ia mampu memotivasi diri untuk mencapai cita-cita yang ia inginkan, mampu mengontrol diri dan emosinya untuk menyelesaikan setiap konflik yang ia hadapi. Seorang anak dengan self –management yang baik akan tahu mengapa ia harus belajar dan apa akibat yang akan ia peroleh jika ia tidak melakukannya.

Artikel terkait: Memupuk Cita-Cita Anak Sejak Dini

Selanjutnya, di halaman berikut ini :





Praremaja Usia Sekolah