5 Asupan Mikro-Nutrien Penting bagi Ibu Hamil dan Menyusui di Indonesia

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Tak sekedar makanan bergizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui. Penting bagi bumil untuk memperhatikan asupan mikro-nutrien dalam makanan.

Pada kehamilan trimester tiga, ibu hamil membutuhkan asupan mikro-nutrien yang jauh lebih banyak. Sayangnya, banyak ibu di Indonesia tidak mendapat asupan mikro-nutrien yang cukup untuk kebutuhan dirinya dan janin atau bayinya.

Umumnya, ibu hamil dan menyusui hanya memperhatikan makro-nutrien dalam nutrisi makanan mereka sehari-hari. Yang termasuk makro-nutrien adalah karbohidrat, protein, dan lemak, sedangkan mikro-nutrien adalah vitamin dan mineral.

70% total kalori yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui di Indonesia adalah karbohidrat, namun asupan mikro-nutrien seringkali terlupakan.

"Ibu hamil dan menyusui perlu menyadari bahwa kekurangan asupan mikro-nutrien tidak hanya berdampak pada janin waktu hamil, melainkan juga sepanjang hidup anak," ujar Dr. med. dr. Damar Prasmusinto, SpOG(K)., konsultan fetomaternal, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.

Pemberian tambahan asupan mikro-nutrien saat hamil dan menyusui akan menurunkan angka kematian ibu serta bayi. Manfaat lainnya adalah meningkatkan kemampuan anak di sekolah saat ia tumbuh besar nantinya.

Asupan mikro-nutrien yang dianjurkan para ahli

Saat hamil, dokter umumnya menganjurkan asupan mikro-nutrien sebagai berikut:

  • Asam folat: untuk perkembangan otak anak, mencegah neural tube defect atau cacat bawaan akibat ketidaksempurnaan penutupan tabung syaraf, mengurangi risiko prematur serta berat bayi lahir rendah.
  • Zat besi: untuk kebutuhan memproduksi darah dan sirkulasi oksigen di berbagai organ dan jaringan, serta percepatan pertumbuhan bayi.
  • Yodium: untuk fungsi kelenjar tiroid, perkembangan visual, kemampuan motorik, pendengaran, dan kemampuan kognitif anak.
  • Kalsium: untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin, mengurangi risiko preeklamsia selama masa kehamilan.
  • Omega-3 terutama DHA: untuk perkembangan sistem syaraf khususnya di bagian mata dan otak.

Associate Professor Dr. Lesley Braun, PhD, Direktur Blackmores Institute mengatakan, "Kekurangan mikro-nutrien bisa diatasi melalui peningkatan konsumsi sayur dan buah-buahan segar serta berbagai jenis sumber protein."

Blackmores Institute melalui program edukasinya mengupayakan pemenuhan asupan multi mikro-nutrien, termasuk dalam bentuk suplemen yang dapat menjembatani kekurangan asupan mikro-nutrien dari makanan.

Ibu hamil dan menyusui harus memastikan asupan mikro-nutrien yang dikonsumsi mengandung asam folat, zat besi, rangkaian vitamin B, omega-3 terutama DHA, yodium, dan kalsium.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Asam Folat Sangat Penting untuk Ibu Hamil

Salah satu opsi memenuhi kebutuhan multi mikro-nutrien bagi ibu hamil dan menyusui adalah melalui suplemen Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold yang kini telah hadir di Indonesia.

pentingnya asupan mikro-nutrien bagi ibu hamil

Kampanye pentingnya asupan mikro-nutrien bagi ibu hamil dan menyusui.

Dickson Susanto, Country Manager Kalbe Blackmores Nutrition dalam acara Kampanye Pentingnya Multi Mikro-Nutrien bagi Ibu Hamil dan Menyusui menyebutkan keunggulan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold; suplemen ini merupakan rangkaian nutrisi lengkap untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin karena mengandung multi mikro-nutrien yang diperlukan.

Jadi, para ibu hamil dan menyusui perlu memastikan apakah makanan yang dikonsumsi sehari-hari telah mengandung asupan mikro-nutrien berupa asam folat, zat besi, yodium, kalsium, dan omega-3 terutama DHA. Nutrisi yang tepat akan mendukung perkembangan anak mulai dari dalam kandungan hingga ia dewasa nanti.

 

Baca juga:

4 Bahaya yang Mengancam Bayi Jika Ibu Hamil Tidak Makan Dengan Baik

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Hamil