MATERI KHUSUS DEWASA

Anda dapat mengakses artikel ini jika telah berusia 18 tahun ke atas. Silakan konfirmasi usia Anda dengan cara klik salah satu pilihan di bawah ini.

10 Kalimat terlarang saat berhubungan seks dengan suami

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Satu kalimat yang salah terucap bisa menghancurkan pernikahan. Waspadai 10 kalimat terlarang saat berhubungan seks yang membawa petaka dalam rumah tangga.

Berhubungan seksual dengan suami adalah hal menyenangkan yang bisa membuat pernikahan Bunda lebih bahagia. Untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, ada beberapa kalimat terlarang saat berhubungan seks dengan suami yang pantang Bunda ucapkan.

Salah berucap saat berhubungan seksual bisa membuat suami jadi ilfeel. Waspadai masalah yang timbul dari salah paham di atas ranjang.

Femina memberi resep agar hubungan dengan suami tetap romantis, jangan ucapkan 10 kalimat terlarang saat berhubungan seks berikut ini pada suami:

1. “Sudah ‘di dalam’ belum?”

via GIPHY

Bunda sedang ada dekat sekali dengannya. Mestinya, Bunda bisa merasakan tiap jengkal tubuh suami yang menempel di tubuh Anda.

Jika Bunda melontarkan pertanyaan di atas, suami tak hanya akan merasa heran. Namun ia juga merasa rendah diri karena merasa bahwa penisnya terlalu kecil sehingga Bunda tidak merasakannya.

2. “Dulu mantanku pernah…”

via GIPHY

Mengawali pembicaraan tentang mantan pasangan dari masa lalu akan membuat suasana jadi kikuk. Suami akan merasa tersinggung, rendah diri, dan merasa tidak dicintai.

Jika Bunda dan suami sama-sama sepakat membahas mantan pun, tetap saja pembicaraan itu adalah topik yang tidak enak dibahas saat sedang berhubungan seksual. Jadi, lebih baik membicarakan betapa menariknya suami Anda daripada membicarakan orang lain.

3. “Bisa diselesaikan lebih cepat?”

via GIPHY

Tempo dan durasi saat sedang berhubungan seksual bisa berbeda. Bisa jadi, kemarin tempo yang suami pilih sangat cepat dengan durasi yang singkat, dan di hari lainnya justru dengan tempo lambat dan dengan durasi yang lama.

Solusinya adalah dengan mengimbangi gerakannya. Rangsang ia dengan menyentuh bagian sensitifnya atau dengan suara seksi Bunda.

Tanpa perlu memintanya selesai lebih cepat, suami akan selesai dengan sendirinya.

4. “Bentuknya emang kayak gini ya?”

via GIPHY

Tak hanya Anda, suami pun bisa merasa insecure dengan bentuk tubuhnya. Pujilah suami seperti apapun bentuk tubuhnya.

Jangan sampai komentar Bunda membuat ia jadi tidak percaya diri dengan tubuhnya. Toh Anda juga ingin dijaga perasaannya, kan?

Artikel terkait: Tak bisa orgasme saat berhubungan seksual? Waspadai penyakit berikut.

5. “Aku gendutan ya?”

via GIPHY

Pertanyaan itu adalah momok bagi lelaki. Saat Bunda sedang berada di pelukan suami, maka Anda adalah wanita tercantik yang bisa ia temui saat ini.

Jika ia menjawab jujur, maka Anda akan jadi tidak percaya diri. Apabila ia memberi jawaban dengan kalimat yang menghibur diri Anda, nanti Bunda akan merasa bahwa suami berbohong.

Nikmatilah waktu di ranjang sepenuhnya. Jangan sampai menimbulkan dilema yang membuat Bunda merasa baper.

6. “Temen kerjamu ganteng/cantik yaaa?”

via GIPHY

Saat Bunda mengomentari teman kerjanya yang tampan, maka Anda akan membuatnya cemburu. Jika Bunda memuji temannya yang cantik, maka Anda yang akan dianggap sedang cemburu.

Bunda tak mau menaruh “bom waktu” di antara hubungan kalian berdua kan? Apalagi jika Bunda sedang melakukan hubungan seksual dengan suami.

7. “Cicilan rumah udah dibayar atau belum ya, Yah?”

via GIPHY

Membicarakan persoalan ekonomi yang membuat stres bukanlah sesuatu yang bijak. Apalagi jika keuangan keluarga sedang tidak bagus.

Harusnya hubungan seks dengan suami jadi sesuatu yang menyenangkan dan bisa menghibur hatinya. Bukan justru membuatnya semakin tertekan lagi.

8. “Kamu olahraga deh…”

via GIPHY

Peduli soal kesehatan pasangan memang penting. Tapi pembicaraan ini bisa Anda tunda sampai kondisinya memungkinkan.

Apabila Bunda nekat bertanya hal ini saat berhubungan seksual, maka suami akan merasa bahwa ada yang salah dengan tubuh maupun staminanya. Bayangkan jika Anda ditanya seperti itu, maka Anda pun akan merasa tidak nyaman selama berhubungan seksual dengan suami.

9. “Ibu kamu hari ini nyebelin deh…”

via GIPHY

Segala macam persoalan drama antara mertua dan menantu masuk dalam kalimat terlarang saat berhubungan seks yang harus dihindari. Membicarakan ibunya saat suami sedang intim dengan Anda membuatnya jadi malas untuk melanjutkan interaksi lebih dalam lagi.

10. “Kita akan bahagia nggak ya?”

via GIPHY

Ini memang kalimat yang penting untuk mengetahui soal visi ke depan. Namun, kalimat di atas menjadi sebuah kalimat terlarang saat berhubungan seks dengan suami karena akan memancing perdebatan.

Dengan menghindari 10 kalimat terlarang di atas, hubungan seks Bunda dengan suami akan berjalan dengan lancar. Ingat bahwa Anda juga berhak bahagia bersama suami tercinta, maka lakukanlah dengan saling menjaga perasaan dan selalu jadi pendukung utamanya.

 

Baca juga:

Tips Berhubungan Seks Diam-Diam Saat Anak Sedang Tidur

 

 





Seks