10 Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Ibu Mertua pada Menantu Perempuannya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Berselisih dengan mertua sudah umum terjadi pada hubungan keluarga. Namun ada hal-hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh mertua pada Anda.

Sudah menjadi hal yang lumrah terjadi jika ibu mertua dan menantu perempuan tidak bisa rukun. Cara dibesarkan, dan zaman yang berbeda membuat mertua dan menantu sering berselisih.

Meski demikian, Anda harus tetap menjaga hubungan yang baik dengan ibu mertua, bagaimanapun caranya. Tapi, jika ibu mertua melakukan 11 hal ini pada Anda, Anda tidak boleh diam saja.

Berikut ini adalah 11 hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh ibu mertua pada Anda, menantu perempuannya.

1. Mengoreksi cara Anda mengasuh anak

Cara Anda mengasuh anak tentunya berbeda dengan apa yang ibu mertua lakukan saat dia membesarkan suami Anda. Tapi ibu mertua harus menyadari bahwa yang memiliki tanggung jawab penuh pada anak adalah orangtuanya, yaitu Anda.

Memberi saran boleh, tapi tidak boleh memaksa untuk dituruti.

2. Mengritik Anda di depan suami

Pernikahan adalah hubungan antara suami dan istri, mertua seharusnya tidak ikut campur. Menceritakan kejelekan Anda di depan putranya, bisa menimbulkan masalah dalam pernikahan Anda.

Seharusnya, mertua lebih sering menceritakan kebaikan dari menantu. Bukan malah menjelek-jelekkan menantu di depan anak, yang bisa membuat pernikahan anak menjadi berantakan.

3. Memaksa menggunakan caranya

Ibu mertua seharusnya tidak boleh mendikte Anda dalam hal apapun, entah itu cara mengurus rumah, maupun mengurus keluarga. Semua orang akan membuat kesalahan, dari kesalahan itulah kita belajar.

Mertua harus bisa membiarkan menantu dan anaknya membuat kesalahan, tanpa perlu menyalahkan atau mendikte kesalahan yang diperbuat. Namun jika diberitahu dengan baik, tak ada salahnya juga dituruti.

4. Membenci waktu yang dihabiskan anggota keluarganya bersama Anda

Semua orang pasti ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, apalagi jika sudah berumur. Namun tidak seharusnya ibu mertua membenci Anda karena putranya lebih sering menghabiskan waktu bersama Anda tanpa ibunya.

Mertua harus menyadari bahwa setelah menikah, anak akan memiliki kehidupan sendiri yang tidak lagi berpusat pada orangtuanya. Karenanya, tidak baik jika ibu mertua menyalahkan Anda jika putranya tidak menghabiskan waktu terus-menerus bersamanya.

5. Ingin diutamakan oleh anak dibanding istrinya

Setelah menikah, seorang pria akan menempatkan istri dan anaknya sebagai prioritas. Karena itu, bukan hal yang benar jika ibu mertua ingin selalu diutamakan oleh anaknya, padahal sang anak sudah menikah.

Ibu mertua juga tidak boleh menyuruh anak memilih antara dia dan menantu. Dia bukan lagi satu-satunya orang penting dalam kehidupan anaknya, suka atau tidak, itulah kenyataannya.

6. Memperlakukan Anda dengan buruk

Ibu mertua bisa saja tidak suka dengan orang yang dipilih anaknya sebagai istri, tapi pada akhirnya keputusan ada di tangan sang anak. Suka atau tidak, Anda adalah istrinya sekarang.

Memperlakukan Anda dengan buruk hanya akan merusak hubungan ibu mertua dengan suami Anda.

7. Membuat Anda dan suami merasa bersalah karena tak berkunjung

Kadang karena kesibukan atau hal lain, Anda dan suami tak mampu menghadiri undangan makan malam di rumah mertua, atau berkunjung sesuai jadwal. Meski demikian, ibu mertua tidak berhak membuat Anda dan suami merasa bersalah karena hal itu.

Biasanya, melakukan hal itu justru akan membuat Anda dan suami semakin enggan untuk datang mengunjunginya.

8. Menuntut agar Anda dan suami tinggal berdekatan dengannya

Ingin selalu dekat dengan anak dan menantu tentu menjadi hal yang bisa dipahami. Tapi jika kemudian ibu mertua menuntut Anda dan suami harus menurutinya, itu salah.

Dia harus menyadari bahwa kalian punya kehidupan sendiri untuk dijalani, tidak lagi bergantung pada dirinya.

9. Berharap Anda berkunjung tanpa berniat membalas kunjungan

Untuk menjaga keharmonisan hubungan keluarga, seharusnya kedua belah pihak berkenan untuk saling mengunjungi satu sama lain. Jangan hanya karena dia lebih tua, kemudian mengharapkan Anda dan suami yang selalu berkunjung, tanpa mau mengeluarkan usaha yang sama untuk mengunjungi Anda.

Tapi jika orangtua sudah tidak sehat dan tidak bisa bepergian, maka Anda dan suami harus memakluminya.

10. Datang mendadak tanpa pemberitahuan

Bila ingin berkunjung, sudah seharusnya ibu mertua memberitahu Anda lebih dulu. Agar Anda bisa melakukan persiapan untuk menjamunya dengan baik.

Bila dia datang mendadak tanpa pemberitahuan, tentu hal itu akan menyulitkan Anda. Terutama jika kondisi rumah sedang berantakan, yang justru kerap memicu kritik terhadap Anda.

***

Suami tentunya menginginkan istri dan ibunya akur, namun bila usaha untuk menjaga keharmonisan hanyalah Anda. Sudah saatnya Anda pasang badan, membela diri sendiri di depan mertua bukanlah hal yang kurang ajar, asal Anda bisa melakukannya tanpa menyinggung atau merendahkan.

Hubungan dengan mertua adalah hal yang pasti terjadi saat menikah, karena itu Anda harus mengantisipasinya dan selalu berusaha menyenangkan mertua demi kebahagiaan suami Anda.

 

Baca juga:

Penelitian: Tinggal Bersama Mertua Berisiko Merusak Kesehatan Wanita





Pernikahan