Demi kesehatan bayi, lakukan 10 hal ini, Parents!

Satu hal kecil bisa menjadi penyebab masalah pada kesehatan bayi. Yuk kita simak apa saja yang perlu kita lakukan agar anak tetap sehat dan bugar.

Bayi memang membawa kebahagiaan dan keceriaan. Tiba-tiba, rumah menjadi ramai, dan setiap hari hidup Anda tak pernah lepas dari si kecil. Karena itu, wajib bagi Parents untuk mengupayakan semua cara demi menjaga kesehatan bayi.

Suatu hal yang tampaknya sederhana bisa saja berakibat fatal untuk kesehatan bayi.

Untuk memudahkan mengingatnya, berikut adalah sepuluh hal yang harus Anda lakukan demi menjaga kesehatan bayi:

#1. Jangan pernah tinggalkan bayi sendirian

Hanya butuh satu detik untuk membuat hal buruk terjadi. Jadi, jangan pernah tinggalkan bayi sendirian atau tanpa pengawasan. Meninggalkan bayi sendirian bisa menimbulkan bahaya yang tak pernah diduga sebelumnya.

Misalnya Anda terpaksa harus menyelesaikan pekerjaan lain, jangan pernah tinggalkan bayi tanpa pengawasan dari orang dewasa lainnya.

#2. Jangan pernah menyepelekan masalah kesehatan

Sebagai orangtua, anak pasti menjadi prioritas utama dibanding apapun. Jadi, bila Anda mendeteksi gejala yang tak biasa pada si kecil, segeralah konsultasikan pada dokter. Jangan pernah berspekulasi.

Mungkin ada beberapa kawan yang menyarankan untuk mencoba cara penyembuhan sendiri (home remedy), tapi tetap saja, meminta nasehat dari yang ahli adalah lebih baik. Seperti kata pepatah, lebih baik mencari jalan aman daripada menyesal.

#3. Jangan abaikan tangisan bayi

 

Bayi memang mudah sekali menangis, terutama di tahun-tahun pertamanya. Menangis bisa saja merupakan tanda bahwa ia lapar, sakit, atau butuh diapersnya diganti.

Bila Parents merasa bahwa tangis bayi tidak seperti biasanya, maka cobalah teliti dan minta ahli kesehatan untuk membantu. Mungkin tidak ada masalah yang serius, tapi paling tidak Anda sudah memastikan bukan?

#4. Jangan abaikan ekspresi bayi

Si kecil mungkin tidak bisa bicara, tapi tidak berarti ia tidak mampu mengekspresikan diri. Cobalah beri perhatian lebih saat tingkah laku si kecil tidak biasa, atau malah menunjukkan ekspresi wajah yang berbeda.

Oya, memberi respon terhadap reaksi bayi secepat mungkin ternyata juga mempererat bonding antara orangtua dan bayi.

#5. Naik sepeda motor bersama bayi

Hal yang satu ini banyak sekali terjadi di Indonesia. Terlebih bila si kecil sudah duduk sendiri, biasanya kita malah mendudukkannya di depan.

Padahal mengajak bayi naik sepeda motor sebetulnya tidaklah aman. Bayi umumnya masih belum bisa duduk tenang dalam waktu yang lama, keseimbangan tubuh mereka pun belum terbangun dengan sempurna. Saat duduk sendiri di depan, ada kemungkinan mereka akan jatuh meski didudukkan di depan pengendara motor.

Untuk itu, akan lebih baik bila tidak mengajak si kecil saat harus mengendarai sepeda motor.

#6. Jangan pernah bertengkar di depan bayi

Bayi sangatlah sensitif. Bila Parents seringkali bertengkar di depan si kecil, hormon kortisol (hormon penyebab stres) dan tekanan darah bayi bisa saja meningkat. Selain itu pola tidur si kecil bisa saja terganggu dan menjadi mudah rewel.

#7. Jangan pernah takuti si kecil

Kita biasanya menakut-nakuti anak agar mereka mau lebih mendengarkan kita. Menakuti anak dengan tujuan agar ia patuh, bukanlah sebuah cara yang bijak. Membuat anak patuh dengan cara seperti ini malah bisa menghasilkan keadaan yang sebaliknya dari tujuan kita.

Contohnya, menakuti anak bahwa ayamnya akan mati bila ia tidak mau menghabiskan makanannya. Anak akan tahu kita berbohong bila ia melihat kenyataan bahwa ayamnya tidak mati, saat ia tidak menghabiskan makanannya. Walhasil, anak pun tidak percaya lagi dengan perkataan kita dan ia pun akan semakin membangkang.

#8. Jangan lupa membuat rumah Anda aman bagi bayi

kesehatan bayi

Sangatlah penting untuk membuat rumah kita aman bagi bayi, terutama bila ia telah mulai merangkak atau belajar berjalan. Pastikan laci-laci selalu terkunci, jauhkan handphone, laptop dari jangkauannya. Pastikan ia tidak bisa menjangkau stop kontak listrik.

Baca juga: Balita 2 tahun meninggal karena menelan baterai, peringatan bagi para orangtua

#9. Membuka jendela untuk kesehatan bayi

Beberapa rumah memang memiliki fasilitas air conditioner (AC) di seluruh ruangan yang membuat udara luar tidak masuk rumah. Sekilas rumah memang tampak steril dari debu di luar maupun angin.

Padahal, menutup rapat rumah akan membuat bayi gampang sakit ketika ia terpapar udara bebas. Apalagi jika bayi terus-terusan beraktivitas di dalam ruangan, seperti di rumah dan mall.

Bagi yang tinggal di rumah kecil sederhana pun, upayakan ada sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dan jendela dengan ventilasi yang baik. Hal ini dapat mencegah udara di dalam rumah menjadi pengap.

#10. Jangan pernah ceroboh saat menggendong bayi

Struktur tubuh bayi masih sangat lunak. Itulah mengapa mereka perlu digendong dengan sangat hati-hati. Pastikan Anda telah menyangga kepala dan lehernya saat menggendong. Jangan biarkan anak-anak atau kakaknya menggendong si kecil, paling tidak sampai ia berumur beberapa bulan.

# Oya, apakah Parents memiliki kiat lain untuk menjaga kesehatan bayi? Berbagilah dengan kami.

 

Baca juga:

id.theasianparent.com/bayi-tewas-tersetrum-charger-hp