Sihir Penghargaan Tweet
Dua orang anak perempuan saya di dapur berjam-jam. Mereka berdua menolak untuk membiarkan saya maupun suami saya masuk sedangkan mereka sibuk di kerja. Kedengarannya seperti mereka sedang memasak angin topan! Akhirnya mereka menghasilkan nampan kue cangkir yang paling bagus yang pernah saya lihat. Coklat yang diatasi dengan surat hijau dan biru yang berwarna-warni diatur ke dalam dengan kalimat: “Ibu dan Ayah kami mencintai anda dari kami”.
Kami sangat bahagia dan sangat rayu. Kue sangat enak. Tanpa Keragu-raguan saya mengatakan, “saya begitu diberkati, terima kasih gadis untuk menaruh usaha banyak memasakan kue ini bagus dan enak, Aku Sayang Kamu juga!” Saya cukup yakin mereka merasa dihargai untuk usaha mereka kedua dihabiskan. Kue ialah bonus, nilai nyata terletak di cinta kami meraba.
Kegembiraan sebenarnya melihat mereka begitu dekat, menikmati, membicarakan dan bekerja sama di dapur. Saya percaya ini adalah orang-tua yang mana ingin untuk melihat dan pengalaman — pertalian tulus di antara keturunan mereka dan tentu saja ucapan tanpa batas cinta mereka mempunyai bagi kami.
Saya berterima kasih sehari-hari. Bagi kami untuk mempunyai hubungan penyayang ini seperti pengairan tanaman sehari-hari. Kami sudah belajar membuat hubungan dengan pelukan dan komunikasi positif. Saya melihat mereka melakukan sesuatu tepat dan saya cepat untuk memuji mereka. Dengan mengakui mereka kami mengeluarkan potensi kebaikan mereka dan menguatkan mereka. Kami menunjukkan bahwa kami menghargai mereka tidak oleh prestasi akademis mereka tetapi hal kecil dilakukan mereka sehari-hari.
Beberapa tahun lalu, saya dengan tak sadar waspada terhadap hal ‘salah’ dan menumpukan di seperti itu kelakuan. Tidak ada pengakuan positif dan kekurangan pasti penghargaan atas bagian saya. Saya mesti menghadiri banyak seminar dan percakapan radio atas proses bertindak sebagai orang tua serta kursus perkembangan diri untuk mengerti pentingnya hal yang sangat sederhana suka mengatakan, “Aku Sayang Kamu”; “Terima Kasih, saya begitu diberkati.”
Kadang-kadang anda bisa mendengar orang-tua berbicara, “Baik, mereka siapa?” Kami bekerja begitu keras untuk memberi makan mereka, rumah mereka, mereka sebaiknya berterima kasih kami!” hati-hati baik akrab kepada anda? Saya tidak mengenal anda, tetapi saya adalah salah satu yang perlu dididik untuk mencintai anak saya tanpa syarat.
Bagaimana saya melakukannya? Saya belajar mencintai sendiri. Saya hilang ‘ketua-tuaan’ saya dan melupakan pengkondisian tua.
Saya frustrasi dengan kehidupan saya karena saya mencoba begitu keras memperbaiki anak saya lebih baik daripada membereskan sendiri. Saya memikirkan terlalu banyak mengenai mereka. Saya belajar tentang kebebasan anak. Saya tahu itu sulit, tetapi waktu anda dilepaskan, mereka mau datang ke anda. Kalau anda berpegang pada mereka mereka tidak bisa nafas dan merasa dilemaskan. Anda mungkin berpikir, “saya tidak ingin mereka salah”. Baik kebenaran ialah, kesalahan menolong kami belajar. Lebih baik daripada menyuruh mereka ke kursus, saya menghadiri di kursus dan berganti sendiri. Karena saya mencintai mereka, saya sudah belajar mempunyai jiwa dan itu mempunyai baru saja. Mereka diberi cukup bebas untuk membuat keputusan dan mempelajari ketrampilan kehidupan lain. Saya mencintai sendiri dan oleh karena itu saya mempunyai lebih banyak cinta untuk memberi mereka sejak saya dipenuhi. Pekerjaan saya akan menuntun mereka, dan cinta mereka tidak menguasai mereka tergantung ide bentuk saya.
Dolly Yeo adalah pelatih kepala dan pendiri Mindset Coaching yang berspesialisasi dalam hidup yang melatih. Dia adalah Results Certified Coach (Australia) dan seorang anggota Federasi Pelatih Internasional, Singapura. Dia adalah juga Active Parenting Certified Leader serta Certified Parent Facilitator for Parenting Workshops. Anda bisa mencari tentang Dolly Yeo dan Mindset Coaching di http://www.mindset-coaching.com atau untuk berlangganan laporan berkala bebasnya.
«Previous article
Jadi Ibu di Atas Usia 40 Tahun
Conversations
3 Responses to “Sihir Penghargaan”theAsianparent Conversations. Jump in!
Tell us what you're thinking...and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!
Facebook
Twitter
RSS
YouTube
This is a very sweet article. You are right. We often forget to thank those closest to us, and take their love for granted!
I completely agree with this article. Very good advice Dolly!
Nice article. Guiding, coaching and love will help any parent to go a long way. Just learn to keep it in mind when you want to … Shape and dominate.