• International


Friday, May 18, 2012
Bayi / Hal-hal yang perlu / Popok
Perdebatan Soal Popok
By Shelly Sim | July 11, 2010

Di zaman modern ini, hanya sedikit orang tua merasa perlu untuk memikirkan keputusan mengganti popok, karena popok sekali pakai nyaman dan nyaris bebas rasa sakit saat tiba waktu untuk mencucinya. Namun, beberapa orangtua masih tertarik akan ide membungkus bokong bayi mereka yang berharga dengan kain lembut daripada kertas popok yang gatal.
file 1 diaperhead Perdebatan Soal Popok
space Perdebatan Soal Popok
 

Di  zaman modern ini,  hanya sedikit orang tua merasa perlu untuk memikirkan keputusan mengganti popok, karena popok sekali pakai nyaman dan nyaris bebas rasa sakit saat tiba waktu untuk mencucinya. Namun, beberapa orangtua masih tertarik akan ide membungkus bokong bayi mereka yang berharga dengan kain lembut daripada kertas popok yang gatal. Jadi apa yang bisa kita harapkan dari popok sekali pakai dan kain, dan mana yang harus kita gunakan?

Yang sekali pakai
TheAsianParent: Membantu Orangtua di Singapura, Malaysia, Indonesia dan Hong Kong

Berakhir sudah hari-hari ketika para ibu harus menghabiskan waktu berjam-jam dengan punggung yang tersiksa karena harus menggosok noda dan kotoran dari popok kain kotor. Sekarang, ini hanyalah masalah membuka popok kotor dan membuangnya. Namun, tidak soal betapa nyaman popok sekali pakai ini, tidak dapat disangkal pula bahwa masalah-masalah lain  seperti ruam popok jauh lebih umum karena sifat bahan yang digunakan untuk popok tersebut.

Kenyamanan popok sekali pakai ini juga perlu biaya. Harga popok sekali pakai bisa berkisar dari 15 sen sampai hampir satu dolar setiap lembar! Bayi yang baru lahir umumnya menggunakan sampai 12 lembar popok sehari,  kemudian sedikitnya 5 lembar ketika bayi Anda berusia satu tahun. Bayangkan saja biaya untuk semua itu sampai anak Anda terlatih menggunakan pispot sepenuhnya!

Dengan adanya penekanan baru soal konservasi alam, perlu juga saya ingatkan pada Anda tentang akan sebanyak apa nantinya  sampah popok sekali pakai ini? Ada popok sekali pakai biodegradable yang dapat Anda beli, namun ini jauh lebih mahal dan tidak mudah diperoleh.

Kain popok
TheAsianParent: Membantu Orangtua di Singapura, Malaysia, Indonesia dan Hong Kong

Bayi-bayi di generasi sebelumnya hampir tidak menderita ruam popok karena kenyamanan udara yang disediakan oleh popok kain. Saat kain menjadi basah, orangtua harus segera menggantinya jika tidak ingin seisi rumah menjadi kotor. Karena kebiasaan seperti itu, bokong bayi memiliki sedikit kemungkinan terkena rendaman asam yang dihasilkan dari kotoran mereka sendiri dan itu juga sangat mengurangi kemungkinan terjadi ruam popok.

Popok kain yang paling tidak terpengaruh oleh kenaikan harga biaya hidup yang terus-menerus meninggi, karena popok ini bisa digunakan berkali-kali dan bahkan diwariskan ke anak-anak yang lebih muda ketika sang kakak sudak terlatih untuk menggunakan toilet. Ketika Andasudak tidak memiliki bayi, popok-popok ini masih dapat diteruskan kepada ibu-ibu lain yang akan digunakan untuk tahun yang akan datang.

Sikap bijak-lingkungan, Anda hampir tidak menghasilkan sampah karena tak ada yang akan dibuang (kecuali untuk kotoran yang  terkumpul di dalam popok) dan popok robek bahkan dapat diubah menjadi kain lap untuk pembersih peralatan rumah tangga sehari-hari!

Meskipun jelas dibutuhkan pekerjaan mencuci ekstra karena penggunaan popok kain, beberapa orangtua modern masih bersumpah atas manfaat yang diberikan dari metode tradisional ini. Saya adalah salah satu dari orangtua yagn berubah itu saat anak lelaki saya bermasalah ketika menggunakan popok sekali pakai.

Bagaimana perjalanan mengganti popok kami mulai

Ketika Yosua anakku lahir, kami mulai dengan popok bayi mahal yang hampir tidak menimbulkan masalah kulit apapun padanya, tapi sangat  mahal. Anakku yang hanya minum ASI, buang air berupa cairan terus-menerus dan sangat beracun. Popok harus diubah setelah setiap ekskresi untuk memastikan bokongnya tidak akan mengalami iritasi akibat kotoran sendiri. Ini berarti 10 popok sehari dengan begitu saja, dan setiap bungkus popok bayi yang baru lahir hanya dalam bungkusan kecil saja, ini berarti tidak bisa menyimpan dalam jumlah besar.

Kami mencoba mengganti popok kain, tetapi menjadi ibu yang tinggal di rumah dalam pemulihan setelah operasi Caesar dan tanpa bantuan lain seperti pembantu rumah tangga ataupun ipar, kebutuhan untuk menggosok dan mencuci popok kotor ternyata terlalu banyak bagi saya. Popok kain juga tidak bisa menahan kotoran yang berair,  bahkan hanya menyebabkan  LEBIH BANYAK mencuci seprei dan kain tempat tidur bayi. Jadi kami mulai mencari popok sekali pakai yang ramah-dompet  namun lembut.

Beberapa merek yang kami coba membuat bokong Yosua sangat iritasi. Satu jam saja memakainya, bokongnya ruam memerah dan ia mulai menggaruk dirinya sendiri terus-menerus. Kami lalu meletakkannya pada bahan tebal dan faktanya kulit Yosua tidak bisa bernapas melalui itu. Setelah berminggu-minggu mencoba dan salah, akhirnya kami menemukan merek yang hebat yang tidak hanya nyaman bagi dirinya, tetapi juga ramah pada dompet kita. Kami sangat gembira!

Berkeliaran ke popok kain modern

Bulan demi bulan berlalu, Yosua mulai tumbuh gigi lagi. Ini seperti putaran berikutnya dari sebuah bangku yang longgar mirip dengan diare. Ada sekali ketika ia buang air di malam hari, dan kami tidak sempat melihat dan mengganti popoknya. Bokongnya yang merah marah menyambut kami di pagi hari ketika kami bangun untuk memberinya makan pertama hari itu.

Meski memakai krim steroid yang diresepkan oleh dokter, ruam itu tidak hilang selama berhari-hari. Kami mencoba popok kain, tapi menjadi bayi 10 bulan yang gelisah tidak bisa diam, ia MENOLAK untuk tetap diam cukup lama bagi kami untuk membungkus bokongnya. Bahkan ketika kami berhasil memasangkan popok padanya, popok itu tidak bisa tetap melekat di bokongnya seraya ia merangkak dan menjelajahi rumah.

Aku begitu putus asa dengan situasi ini sehingga aku menggali informasi terkait apapun di Internet, dan inilah solusi yang kutemukan : Popok bulu kecil yang masih terlipat dengan sisipan yang dapat dilepas dan dicuci.

Kami segera berlari ke toko ritel agar bisa kami peroleh selembar, hanya untuk mencoba sebagai pemula. Harganya tidak murah S $ 30 selembar, tapi anak saya langsung jatuh cinta dengan lembut kenyamanan yang diberikannya. Ia merasa bahagia sepanjang hari dan tidak menggaruk-garuk bokong sama sekali!

Memakai popok menjadi semudah menjentikkan jari, dan mencucinya cukup mudah juga. Yang harus kami lakukan hanya mengarahkan pancuran  semprot pada kotorannya, dan semuanya segera tercuci! Sedikit bilasan pada air kencing yang masuk dan kita bisa lemparkan semuanya ke mesin cuci untuk mencuci tanpa kesakitan ! Ruam popok Yosua beres dalam 3 hari selama menggunakan popok pra-lipatan, dan kami sangat lega. Anda bisa katakan produk ini kiriman Tuhan.

Yosua  berusia 17 bulan hari ini, dan kami gunakan secara bergantian popok sekali pakai dan popok kain pra-lipat. Setidaknya ini separuh dari  jumlah sampah yang kami buat, namun tidak membuat kami bermasalah dengan cucian. Kami menggunakan popok sekali pakai ketika kami pergi keluar dan pada malam hari, dan ia berjalan tertatih-tatih dengan bahagia di kain yang nyaman saat  siang hari di rumah. Kombinasi ini membuat bokongnya dan dompet kami senang dan inilah investasi terbaik yang pernah kami buat sebagai orang tua!

Like what you read? Facebook it!


Share on Facebook

button1 share Perdebatan Soal Popok

Tags: ,

«Previous article
Next article
»

Conversations

14 Responses to “Perdebatan Soal Popok”
  1. Althea says:

    Let me guess.. Its BUM WEAR!! My son is also on bum wear and disposables depends on where we are and wat time of the day it is.. It dries up so fast tat is kept all so dry no matter how much pee.. Jus tat the inserts have to keep changin every 2 hrs.. Hehe..

    I knw exactlly how u feel!! Cos my son also had all the above probs!!!

  2. Sue says:

    Must be Bumwear ! It has a retail shop and it cost around S$30.

    We are big, big fans too :-P

  3. Esther says:

    Definitely bumwear…lol…They are the only nappied i know that come with a microfibre insert for absorbency, and the option of additional absorbency to be added becuase of the plenty of space in the pocket area.

  4. Althea says:

    Looks like a lot supporters of bum wear!! I got to knw them frm expo motherhood exhibition!! Never regret getting them!! Hehe..

  5. wendy says:

    Any one knows of any other option other than bumwear?

    THKS

  6. alina says:

    Has anyone tried fuzzi-buns? I like the look of Fuzzi-Buns, but they are sized so not as good value for money as bumwear.

  7. ee lin says:

    try bumgenius. i’ve been using tt since my youngest was 1 mo. it’s 1-size, velcro fastening n comes with microfiber insert too. get it fr http://www.whoopeekiddies.com.

  8. ee lin says:

    try bumgenius. i’ve been using tt since my youngest was 1 mo. it’s 1-size, velcro fastening n comes with microfiber insert too. get it fr http://www.whoopeekiddies.com.

  9. Maggie says:

    ee lin,

    I have Fuzzi Bunz, Bumwear and Bumgenius and after using all, I must say I prefer Bumwear. The velcro in Bumgenius is not effective after a while and worse yet, the suede cloth in Bumgenius gives my daughter very bad rashes where as the fleece in FBs and BWs do not. FBs are good too but they are sized so my girl has outgrown them. She is still happily using her Bumwear.

  10. Shelly says:

    Personally I find the idea of velcro not very practical for itchy baby fingers. They learn how to remove velcro fasteners really really fast!

  11. ee lin says:

    but i love the velcro fasteners cos the wriggly bb will not stay still long enough for me to fasten snaps. the other diaper brand i’ve tried n love is happy heinys also fr whoopeekiddies. and they recently came up with a one size diaper too. also velcro fastening. imo happy heinys is the best of the lot. i like the cotton, very breathable. the cut is also higher so more space for bb’s fat thighs. i’ve had HH since my 2nd bb n love them.

  12. koreen says:

    I would like to get more information on Bumwear diaper whether can it be use for new born if i am going to breastfeed my baby. I will be giving birth in Aug 09. Please advise!

    Koreen

  13. Arnold says:

    It seems everyone here loves Bumwear. Can someone share what is so special about them?
    Thanks

  14. unravel_moi says:

    Try

    http://www.bumwear.com/shopping/clothdiaper/pages/dipe-breakdown.htm

    just read about them and thinking whether to get them. Didn’t have time to visit their booth at Motherhood fair :(


theAsianparent Conversations. Jump in!

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!