Mengatasi Bayi Susah Tidur

Ditulis oleh Maya

Bunda kewalahan ya karena bayinya sering bergadang di malam hari, tetapi tidur di siang hari? Bunda tidak sendirian koq, banyak juga yang mengalami bayi susah tidur seperti ini.

asian baby sleeping1 Mengatasi Bayi Susah Tidur

Rutinitas sebelum tidur dapat mengatasi bayi susah tidur

Ketika bayi baru lahir, ia lebih mudah tertidur. Asalkan kenyang dan nyaman, pasti ia tertidur pulas. Namun bila bayi sudah mulai memasuki usia 3 bulan, jumlah jam tidurnya sudah mulai berkurang. Saat itulah biasanya kita mendapat problem baru, yaitu bayi susah tidur. Kita harus membiasakannya agar bayi tidur teratur, yaitu tidur di malam hari dan bangun di siang hari. Selanjutnya bila bayi sudah berusia 4 bulan, kita sudah dapat mengajarinya agar dapat tidur sendiri tanpa ditemani atau dikeloni.

Bila bunda merasa bayi susah tidur di malam hari, cobalah beberapa cara ini :

Meredupkan lampu bila sudah waktunya tidur

Bayi harus mengetahui perbedaan antara siang dan malam. Buatlah suasana redup atau temaram di malam hari, sebagai salah satu tanda yang mudah dikenali bayi sebagai waktu untuk tidur. Matikan lampu utama di kamar dan nyalakan lampu tidur. Di siang hari, bukalah tirai agar sinar matahari masuk ke ruangan. Selain dapat membuat suasana terang, sinar matahari juga mematikan kuman dan mengurangi kelembaban ruangan.

Ciptakan rutinitas sebelum tidur

Bayi berusia 3-4 bulan sudah dapat mengerti rutinitas yang dihadapinya sehari-hari. Misalnya, bila ia diletakkan ke stroller, ia tahu sebentar lagi akan keluar rumah. Begitu pula untuk melatih bayi tidur teratur, ciptakan rutinitas yang konsisten setiap hari. Misalnya, lap badannya dengan handuk basah atau washlap, lalu susui, cium pipinya dan ucapkan “Selamat bobo sayang…” lalu redupkan lampu. Setelah itu sebisa mungkin jangan banyak bicara lagi, supaya ia tahu sudah waktunya tidur. Bila ia masih rewel, kita bisa bicara untuk memintanya tidur. Kita sering mengira bahwa bayi tidak mengerti apa yang kita ucapkan, padahal bayi bisa mengerti perkataan kita.

Artikel terkait : Bayi Tidur Dengan Mata Terbuka, Bahayakah?

Cara membatasi tidur siang

Di siang hari, batasilah jumlah jam tidurnya. Bayi susah tidur di malam hari karena terlalu banyak tidur di siang hari. Salah satu cara mencegah bayi terlalu banyak tidur di siang hari adalah dengan mengajaknya bermain dan bercengkrama. Pindahkan bayi ke tempat yang berbeda-beda, supaya ia segar mengamati suasana baru di sekitarnya dan tidak mengantuk. Bayi 3 bulan sudah bisa melihat warna-warni, jadi kita bisa meletakkannya di tempat yang banyak warna. Jangan terus-terusan meletakkan bayi di tempat tidurnya, supaya ia bisa membedakan saatnya tidur dan saat bermain. Tengkurapkan bayi di matras lunak dan berilah mainan-mainan di sekelilingnya. Berikan juga musik ceria supaya ia tidak merasa suasana sepi.

Musik pengantar tidur

Gunakan musik lembut untuk membuat suasana tenang. Musik dapat membuat bayi relaks dan membantu mengatasi bayi susah tidur. Atur volume-nya agar terdengar samar-samar saja. Alternatif lain, nyanyikanlah lagu untuknya. Gantilah sebagian kata-kata dengan buatan kita sendiri, sambil menyisipkan namanya di lagu tersebut. Misalnya, “Satu satu, Adi sayang ibu, dua-dua, Adi sayang ayah…”

Artikel terkait : Pengaruh Musik Klasik Pada Bayi

Membaca cerita sebelum tidur

Rutinitas ini menenangkan bayi, karena membuat ia berkonsentrasi mendengarkan ucapan kita. Walaupun mungkin ia kurang mengerti apa yang kita ceritakan, tetaplah membaca “cerita” sambil menunjuk gambar-gambar yang ada di buku, misalnya “Ini sapi, sapi warnanya hitam putih…”  Lakukan terus setiap hari sebelum tidur, sambil memperkenalkan buku pada anak sejak usia dini.

Cobalah beberapa cara di atas, semoga membantu bunda dalam mengatasi bayi susah tidur.

Untuk mengatasi bayi susah tidur yang usianya di bawah 3 bulan, cobalah cara-cara pada artikel ini : Agar Bayi Mudah Tertidur

Rekomendasi kami

100,000 Moms Find out what they know!

Subscribe to our Newsletter now

×

Like us on Facebook?

theAsianparent Survey | Win prizes! »