Pengertian Kelakuan Anak-anak (Sebagian 3 Rentetan Pelatih- Orang-tua)
Salah satu tantangan untuk orang tua ada bagaimana memilihara kelakuan negatif anak-anak mereka. Apa yang cara untuk menghadapi kemarahan anak anda dalam lingkungan umum? Bagaimana cara berhenti saudara kandung tidak berkelahi bersama? Apa cara mencabut anak remaja dari komputer dan meluangkan waktu untuk pelajaran sekolah? Pelatihan memberikan alat-alat yang baru untuk pemeriksaan kelakuan anak-anak kita dan menemukan cara-cara yang baru untuk mengakibatkan perubahan yang positif. Begini, ada tiga pemandangan yang segar tentang kelakuan jika bisa berubah cara anda pengalaman anak anda.
1. Wujud anak lebih luas dari pada hanya kelakuan Dia.
Kelakuan adalah perwujudan luar pikiran dan emosi. Selain kelakuan mereka, anak-anak mempunyai kepercayaan, nilai-nilai, aspirasi, keinginan, nafsu, minat, ketakutan dan lain lain. Mengenali bahwa wujud anak-anak kita lebih luas dari hanya kelakuan yang penting. Jika kita bisa menolak kelakuan negatif anak-anak kita, itu penting bahwa kita lanjut menerima anak-anak kita pikiran dan emosi mereka walaupun kita tidak setuju dengan mereka.
2. Setiap Kelakuan Digerakkan Bermaksud Yang Positif.
Setiap kelakuan menjadi alat untuk anak melaksanakan sesuatu, dengan sadar atau tanpa sadar. Kemarahan mungkin ada usaha oleh mereka untuk mendengar keinginan mereka atau apa mau mereka inginkan. Memukul saudara mereka mugkin menjadi alat untuk menegaskan batas pribadi mereka. Bercakap-cakap dengan teman-teman lewat komputer mungkin menjadi saluran untuk memuaskan kebutuhan sosial mereka yang paling penting untuk hampir semua remaja dari pada pelajaran mereka. Dari panduan anak, semua maksud ada ‘positif’. Tapi ada beberapa kelakuan dengan akibat yang negatif (Contoh, Tidak belajar di sekolah dan mengalami kegagalan di ujian sekolah). Tantangan kita mencari pengertian tentang maksud yang lebih dalam anak kita.
3. Kelakuan apapun yang tersedia menjadi pilihan terbaik untuk anak pada batas waktu.
Anak-Anak dan remaja melihat dunia lewat pandangan yang berbeda dari pada orang dewasa. Aksi mereka seringkali menjadi terbatas oleh karena itu, mereka merasa pilihan yang batas dalam pandangan dunia yang batas tergantung mereka. Oleh karena itu, mereka memilih pilihan baik berdasarkan kepercayaan bahwa pilihan ini dapat memuaskan, tidak apa apa jika pilihan ini ada pandir atau buruk. Anak kecil yang baru belajar berjalan mungkin dikondisikan oleh perawat dia untuk kepercayaan bahwa kemarahan salah satu cara untuk memuaskan kebutuhan dia. Ada alternatif, yaitu hidup dengan kekecewan dia. Tetapi, mungkin ada suatu anak menemukan bahwa menjadi lucu dan pantas cara lebih cocok untuk memuaskan kebutuhan dia.
Peran kita adalah membantu anak-anak kita memperluas pilihan mereka sehingga memperkaya dunia mereka dan memungkinkan mereka memeuaskan kebutuhan mereka dari kelakuan yang positif. Contoh, kami bisa bertanya anak kami dengan keinginantahu “Saya ingin tahu apa yang anda bisa selesaikan dengan tindakan ini?” Dalam proses ini, kami menimbulkan daya cipta dan kepanjangan akal daya mereka dalam menemukan cara yang baru untuk memusakan kebutuhan mereka tak gangguan.
Anak-anak, lebih mungkin adopsi kelakuan yang baru dilahirkan sendiri oleh mereka, dibanding kelakuan dituntut oleh kami. Kelakuan yang benar dan senantiasa bisa keluar dari diri mereka. Sebagai pelatih, kunci untuk membantu anak-anak kami berubah kelakuan mereka yang positif perlu pengertian maksud didalam mereka dan memandu mereka untuk memeriksa pilihan yang baru tentang aksi untuk memuaskan kebutuhan mereka secara positif.






(+3 rating, 1 votes 444)






Facebook
Twitter