Makanan Sehat Untuk Mencegah Hipertensi

Onions 150x150 Makanan Sehat Untuk Mencegah Hipertensi
Sebagai ibu, Anda tentu tahu betapa pentingnya peran kita dalam mengurus keluarga. Ibu adalah tiang keluarga, sehingga sangatlah penting untuk memerhatikan kesehatannya. Salah satu gangguan kesehatan yang kerap mendera ibu adalah hipertensi. Ini tak boleh dipandang enteng karena tekanan darah tinggi atau hipertensi yang melebihi 140/90 adalah salah satu faktor risiko pemicu penyakit jantung. Tekanan darah yang tinggi akan menghambat aliran darah, sehingga jantung terpaksa harus bekerja keras. Dalam proses inilah, otot jantung akan mengalami penebalan. Jika dibiarkan, otot jantung makin melar dan akhirnya mati. Perubahan di pembuluh jantung seperti ini akan membuat pembuluh jantung mudah mengalami penyempitan dan penumpukan plak. Untuk menghindarinya, konsumsi saja beberapa makanan di bawah ini.

Seledri
Seledri sudah lama digunakan pakar pengobatan oriental sebagai anti-hipertensi. Setiap hari Anda sedikitnya harus makan 4 pucuk seledri untuk menjaga tekanan darah. Boleh juga dibuat jus agar mudah diminum.

Bawang Putih dan Bawang Bombai.
Bawang putih kerap dijuluki ‘obat ajaib’ untuk jantung, karena bermanfaat bagi seluruh sistem kardiovaskular. Hasil studi menunjukkan pasien hipertensi yang diberi sesiung bawang putih setiap hari selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan diastolik dan kolesterol. Kurang suka dengan aroma bawang putih? Campurkan sana irisan bawang bombai ke dalam masakan.

Tomat
Tomat mengandung GABA (gamma-amino butyric acid), yang dapat menurunkan tekanan darah. Coba pula mengonsumsi brokoli yang bermanfaat serupa.

Rempah Segar
Tukar garam dengan cincangan rempah segar seperti oregano, jintan, lada hitam, thyme, dan daun salam. Masakan Anda pun tak akan terasa ‘anyep’ di lidah tetapi tetap sehat. Bila memungkinkan gunakan rempah yang segar. Rempah-rempah ini juga mengandung banyak antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Yogurt
Ganti menu sarapan atau camilan Anda dengan yogurt. Dibandingkan susu rendah lemak, yogurt mengandung 50% lebih banyak kalsium dan potasium yang dapat menurunkan tekanan darah. Mereka yang mengonsumsi kedua mineral ini dan menjaga asupan garam, terbukti berhasil menurunkan tekanan darah sistolik dan diastoliknya. Anda yang bertekanan darah normal pun dapat memanfaatkannya, karena semakin mendekati angka tekanan darah yang sehat (120/80), jantung akan semakin sehat. Jika tak suka yogurt, cobalah mencampurkannya ke dalam makanan kesukaan Anda. Semisal bubur havermut, sup atau minuman cokelat panas.


Vote This Post DownVote This Post Up (+15 rating, 5 votes 444)
Loading ... Loading ...

http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/email_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/linkedin_48.png

Most Commented articles

theAsianparent Conversations. Jump in!

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Spam protection by WP Captcha-Free

    Arsip TheAsianParent

    Latest 20, 21-40, 41-60, 61-80, 81-100

    Populer Sekali Stories

    Latest 20, 21-40, 41-60, 61-80, 81-100

    Mengikuti theAsianparent.com

    • Starhub Security

    • SpongeBob at Sea

    • Nestle Menu Planner

    • Sponsor

    • Find us on Facebook