Kemahiran Hidup untuk Wanita
Sebagai wanita, kita melakoni banyak peran – dari mulai sebagai ibu ke anak perempuan, kakak/adik perempuan menjadi istri – dan semuanya sangatlah kompleks atau setidaknya menantang.
Bagaimana caranya agar Anda dapat mengatasi semua tantangan untuk menjadi wanita di abad 21? Mudah saja kok. Praktikkan saja empat kemahiran hidup ini.
1) Belajar berkomunikasi dan mengekspresikan perasaan Anda.
2) Belajar menentukan batasan.
3) Belajar mencintai diri sendiri
4) Belajar merelakan/ikhlas.
Kemahiran Hidup 1 : Berkomunikasi dan Mengekspresikan Diri Sendii
Agar bisa mengkomunikasikan perasaan Anda dengan baik, pertama-tama sangatlah penting untuk terlebih dahulu mendengarkan. Belajarlah menerima pandangan orang lain. Bila seseorang memerlukan Anda untuk melakukan sesuatu, maka sebelum segera mengatakan ya, ambilah waktu untuk mencek apakah Anda memang punya waktu atau mampu mengerjakan pekerjaan, proyek atau tuas itu. Bila Anda tidak dapat melakukannya jelaskan alasannya dan bagaimana perasaan Anda karena tidak dapat memenuhi permintaan itu. Anda akan mendapatkan rasa hormat dari ekspresi diri Anda itu.
Kemahiran Hidup 2 : Belajar Menentukan Batasan
Orang lain tidak tahu apa isi pikiran Anda, gaya hidup Anda atau apakah Anda punya waktu atau kemampuan untuk melakukan sesuatu. Adalah tanggung jawab Anda untuk menentukan batasan tentang berapa banyak waktu yang Anda habiskan bersama teman yang mengajak Anda minum kopi. Contoh lain, mungkin keraba Anda yang meminta Anda menemani dia pergi ke suatu tempat yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan Anda. belajarlah mengatakan “Tidak”. Bila Anda berpikir mengatakan “Ya” lebih mudah daripada mengatakan “Tidak”, padahal Anda memang ingin berkata “Tidak”, maka itu berarti jauh di dalam diri Anda sedang memangsa diri Anda sendiri! Dan terus terang saja, apakah Anda pikir merekalah yang bertanggungjawab membuat Anda merasa tidak enak hati? Mereka bukanlah para pembaca pikiran. Jadi Andalah yang bertanggungjawab penuh untuk mengekspresikan dir sendiri secaa jujur.
Kemahiran Hidup 3 : Belajarlah Mencintai Diri Sendiri
Yang saya maksudkan dengan mencintai diri sendiri adalah Anda sadar sepenuhnya dengan keafiatan mental, fisik, emosional dan spiritual Anda sendiri. Bukannya berarti Anda terpusat pada diri sendiri, atau hanya menjaga diri sendiri. Bila Anda tidak dapat menjaga diri sendiri, bagaimana mungkin diri Anda bisa seimbang? Mana mungkin Anda bisa merawat dan mejaga orang lain? Bagaimana mungkin Anda bisa menjadi panutan?
Kemahiran Hidup 4 : Belajar untuk Merelakan/Ikhlas
Banyak orang yang saya kenal bersikap sangat keras terhadap dirinya sendiri. Bagi mereka sangatlah penting untuk menjadi sempurna, karena mereka tidak dapat menganggap kegagalan sebagai salah satu bentuk masukan. Bila Anda merasa dengan menjadi ibu, anak perempuan, menantu, kakak/adik perempuan dan istri yang sempurna adalah penting, maka Anda akan merasa diri bagai tercabik-cabik. Anda kemungkinan besar akan merasa marah, bersalah, dan frustasi. Mengikhlaskan diri untuk tidak menjadi sosok yang sempurna adalah langkah pertama untuk menerima diri Anda sebagaimana apa adanya, secara utuh dan menyeluruh. Cobalah, dan Anda akan merasa sangat terbebaskan!
Tentang Penulis
![]() |
|
|
|
Dolly Yeo
|
Dolly Yeo adalah ketua pembimbing dan pendiri Mindset Coaching yang mengkhususkan diri untuk melakuan bimbingan hidup. Ia menyandang gelar Results Certified Coach (Australia). Anggota dari International Coach Federation, Singapura. Anggota dari Asia Pacific Alliance of Coaches (APAC). Dia juga aktif sebagai Active Parenting Certified Leader juga seoarng Certified Parent Facilitator untuk Parenting Workshops. Cari tahu lebih lanjut tentang Dolly Yeo dan Mindset Coaching di mindsetcoaching.com atau berlangganan newsletters gratisnya.







(No Ratings Yet)






Facebook
Twitter