Menggeretakkan Gigi
Anakku yang hampir 3 tahun selalu menggeretakkan giginya saat dia tidur. Kebiasaan ini dimulai sejak dia berusia dua tahun. Dapatkah saya dijelaskan apa penyebabnya? Apakah membahayakan? Apakah ada obatnya?
![]() |
|
|
|
Beauty is power; a smile is its sword – Charles Reade
|
Menggeretakkan gigi selagi tidur, lazim terjadi pada anak-anak. Penyebabnya tidak jelas, tetapi mestinya multifaktor. Biasanya berkaitan dengan berbagai faktor lain seperti stres emosi atau fisik, posisi tidur, bentuk gigi yang tak beraturan atau keselarasannya dan bahkan alergi.
Kebanyakan anak tidak lagi melakukan kebiasaan ini setelah berusia 9-13 tahun tanpa perawatan khusus. Karena itu masalah seperti ini biasanya ditangani secara konservatis saja melalui upaya untuk meyakinkan anak dan observasi reguler.
Dalam banyak kasus, tindakan sederhana seperti mengurangi stres anak, terutama sebelum waktu tidur, dapat membantu. Misalnya lakukan sesuatu yang agak menenangkan dibandingkan menstimulasi anak sebelum tidur, dan hindari memberikan berbagai aktivitas saat anak akan tidur. Jangan bangunkan anak kapan pun Anda mendengar dia menggeretakkan giginya karena itu justru membuatnya stres. Pindahkan saja posisinya sedikit karena biasanya dapat membuatnya berhenti menggeretakkan gigi. Untuk anak Anda yang berusia 3 tahun, langkah ini sudah cukup.
Namun demikian apagila kebiasaan menggeretakkan gigi itu sangat parah dan terjadi terus menerus, maka bisa mengakibatkan masalah seperti aus-nya gigi, coptonya penambal gigi, rasa nyeri di sendi rahang, sakit kepala, atau nyeri pada otot wajah di pagi hari. Gigi mungkin menjadi sensitif dan goyang. Bila anak menderita simptom ini, dokter akan memeriksa dan menyelaraskan kelainan oklusi yang dapat mengakibatkan kebiasaan itu. Dokter dapat membuatkanplat gigit yang dapat dipakai anak saat tidur untuk mencegah penggunaan gigi berlebihan dan menghilangkan kekauan pada sendi dan otot rahang.
Namun demikian plat seperti itu harus disesuaikan dan diganti secara reguler bila dipakai oleh anak untuk mengakomodasi pertumbuhan rahang dan perkembangan pertumbuhan tubuh. Dalam kasus yang serius, harus dilakukan langkah untuk mengatasi masalah psikologis yang belum diketahui penyebabnya yang mungkin menggelisahkan anak dan cobalah juga untuk menghilangkan kemunginan penyebab lain seperti alergi.
Dijawab oleh :
Dr Betty Mok
Konsultan Senior
Department of Preventive Dentistry
National University Hospital, Singapore







(No Ratings Yet)






Facebook
Twitter
What about moving jaws when you sleep? Is that normal?
Also, does sucking on a thumb cause orthodontic problems later on in life?