Jangan bertindak dengan tergesa untuk hamil lagi
Pertanyaan: Bayi saya sudah 8 bulan, dan saya tigak mengalami haid saya selama 2 bulan setelah lahirkan bayi saya. Saya pergi ke dokter ahli kandungan, dia mengobati dosis hormon untuk 2 bulan. Selama dua bulan setelah pengobatan, haid saya lagi biasa. Tapi setelah waktu itu, di bulan terakhir, saya tidak mengalami haid saya. Saya khawatir karena saya mau mempunyai bayi yang kedua. Mohon nasihat.
Jawaban: Idealnya, pasangan harus mennggu untuk 20 to 40 bulan diantara kehamilan, dengan antara yang awal 9 bulan setelah kehamilan yang pertama. Banyak orang memikirkan bahwa 18 bulan yang cukup untuk kehamilan yang kedua.
Peneliti di Fundacion Santa Fe de Bogota di negara Colombia telah dilaksanakan analisa besar penelitian diterbit dalam periode 1966 ke 2006. 67 tulisan memenuhi kebutuhan di penelitian ini, mewakili lebih dari jumlah 11 juta kehamilan.
Untuk setiap bulan antara kehamilan diturung dari 18 bulan, risiko pradini bayi, kurang berat badan setelah lahir dan bayi bentuk yang kecil meningkat oleh 1.9 percent, 3.3 percent and 1.5 percent, berturut-turut.
Untuk setiap bulan waktu antara kehamilan meningkat melebih 59 bulan, risiko masalah ini meningkatkan oleh 0.6 percent, 0.9 percent and 0.8 percent, berturut-turut.
Satu hipotesa,ada kekurungan gizi di ibu, mungkin arti bahwa antara ini tidak cukup untuk ibu sembuh dari kehamilan ke kehamilan. Kekurangan gizi di ibu artinya bayi juga tidak mengambil gizi yang cukup.
Alasan mengapa antara kehamilan yang lebih lama menjadi masalah mungkin karena ibu-ibu juga menjadi tua dan kehamilan selama usia ibu tua meningkat risiko masalah-masalah seperti itu.
Jangan cerewet jika haid anda tidak datang. Setelah bayi anda bisa makan makanan padat (tidak disusui), haid anda akan mulai lagi. Pada awal mungkin haid anda tidak biasa, tapi itu pasti menjadi biasa setelah beberapa waktu.






(+3 rating, 1 votes 444)






Facebook
Twitter