Jangan bertindak dengan tergesa untuk hamil lagi

by Dr Dana Eliott  
Filed under Dokter, Kehamilan, Nasihat

pregnant womanPertanyaan: Bayi saya sudah 8 bulan, dan saya tigak mengalami haid saya selama 2 bulan setelah lahirkan bayi saya. Saya pergi ke dokter ahli kandungan, dia mengobati dosis hormon untuk 2 bulan. Selama dua bulan setelah pengobatan, haid saya lagi biasa. Tapi setelah waktu itu, di bulan terakhir, saya tidak  mengalami haid saya. Saya khawatir karena saya mau mempunyai bayi yang kedua. Mohon nasihat.

Jawaban: Idealnya, pasangan harus mennggu untuk  20 to 40 bulan diantara kehamilan, dengan antara yang awal 9 bulan setelah kehamilan yang pertama. Banyak orang memikirkan bahwa 18 bulan yang cukup untuk kehamilan yang kedua.

Peneliti di Fundacion Santa Fe de Bogota di negara Colombia telah dilaksanakan analisa besar penelitian diterbit dalam periode 1966 ke 2006. 67 tulisan memenuhi kebutuhan di penelitian ini, mewakili lebih dari jumlah 11 juta kehamilan.

Untuk setiap bulan antara kehamilan diturung dari 18 bulan, risiko pradini bayi, kurang berat badan setelah lahir dan bayi bentuk yang kecil meningkat oleh 1.9 percent, 3.3 percent and 1.5 percent, berturut-turut.

Untuk setiap bulan waktu antara kehamilan meningkat melebih 59 bulan, risiko masalah ini meningkatkan oleh 0.6 percent, 0.9 percent and 0.8 percent, berturut-turut.

Satu hipotesa,ada kekurungan gizi di ibu, mungkin arti bahwa antara ini tidak cukup untuk ibu sembuh dari kehamilan ke kehamilan. Kekurangan gizi  di ibu artinya bayi juga tidak mengambil gizi yang cukup.

Alasan mengapa antara kehamilan yang lebih lama menjadi masalah mungkin karena ibu-ibu juga menjadi tua dan kehamilan selama usia ibu tua meningkat risiko masalah-masalah seperti itu.

Jangan cerewet jika haid anda tidak datang. Setelah bayi anda bisa makan makanan padat (tidak disusui), haid anda akan mulai lagi. Pada awal mungkin haid anda tidak biasa, tapi itu pasti menjadi biasa setelah beberapa waktu.


Vote This Post DownVote This Post Up (+3 rating, 1 votes 444)
Loading ... Loading ...

http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/email_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_48.png http://id.theasianparent.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/linkedin_48.png

You will like these as well

theAsianparent Conversations. Jump in!

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

Spam protection by WP Captcha-Free

      Mensponsori

    Arsip TheAsianParent

    Latest 20, 21-40, 41-60, 61-80, 81-100

    Populer Sekali Stories

    Latest 20, 21-40, 41-60, 61-80, 81-100

    Mengikuti theAsianparent.com

        Mensponsori